Featured Post

Rudal balistik Rusia meledak di Kharkiv, Ukraina tuduh Moskow lakukan serangan yang menewaskan warga sipil

Rudal balistik Rusia meledak di Kharkiv, Ukraina tuduh Moskow lakukan serangan yang menewaskan warga sipil

KABAR CIREBON - Otoritas Ukraina di Kharkiv menuduh militer Rusia melakukan serangan ke wilayah sipil. Disebutkan, rudal balistik menghantam sebuah bangunan tempat tinggal berlantai lima di pusat Kharkiv.

Dua orang tewas, termasuk seorang anak berusia tiga tahun, dan setidaknya 31 orang terluka dalam serangan rudal Rusia tersebut, tulis Gubernur wilayah Kharkiv, Oleh Syniehubov, di Telegram.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia membantah bertanggung jawab atas serangan di Kharkiv yang menyebabkan kematian warga sipil.

Kemenhan Rusia mengklaim ledakan di Kharkiv itu disebabkan oleh salah penanganan amunisi Ukraina. Tuduhan terhadap Rusia sebagai pengalihan perhatian dari serangan mematikan Kiev sehari sebelumnya di Desa Khorly, di bagian wilayah Kherson yang diduduki Rusia.

Jumlah korban tewas akibat serangan pesawat tak berawak di sebuah hotel dan kafe di Khorly meningkat menjadi 28 orang, kata gubernur wilayah yang ditunjuk Rusia, Vladimir Saldo, kepada kantor berita TASS milik negara Rusia.

Saldo juga mengatakan bahwa lebih dari 60 orang terluka dalam serangan itu. Ukraina menanggapi serangan itu dengan mengatakan bahwa mereka tidak menargetkan warga sipil.

Serangan Ukraina terhadap jaringan listrik di wilayah Zaporizhia yang diduduki Rusia di Ukraina menyebabkan 1.777 rumah tangga tanpa listrik, tulis gubernur regional yang ditunjuk Rusia, Yevgeniy Balitsky, di Telegram.

Selama ini serangan drone Ukraina cukup efektif untuk menghancurkan pusat energi dan kilang minyak di beberapa wilayah Rusia. Bahkan drone Ukraina, selain meledak di perbatasan juga menjangkau hingga ke Moskow.

Serangan drone Ukraina tersebut membuat repot pertahanan udara Rusia. Dalam sehari drone yang dihancurkan pertahanan udara Rusia bisa mencapai ratusan/

Terbaru, militer Rusia menembak jatuh 64 drone Ukraina dalam semalam dari beberapa wilayah, kata Kementerian Pertahanan Rusia, menurut TASS.***

Komentar