Featured Post

Mobil bekas murah dan irit BBM 2026: Pilihan cerdas di tengah harga bensin yang terus meroket

Mobil bekas murah dan irit BBM 2026: Pilihan cerdas di tengah harga bensin yang terus meroket SUARA FLORES - Memasuki tahun 2026, kebutuhan akan kendaraan pribadi tetap tinggi di tengah tantangan ekonomi dan kenaikan harga bahan bakar. Banyak masyarakat Indonesia kini beralih ke pasar mobil bekas sebagai solusi cerdas untuk mendapatkan kendaraan yang fungsional, nyaman, dan hemat biaya. Salah satu pertimbangan utama dalam memilih mobil bekas adalah efisiensi konsumsi bahan bakar serta harga yang terjangkau.

Sebelum masuk ke daftar rekomendasi, penting untuk memahami mengapa mobil bekas menjadi pilihan yang masuk akal. Pertama, depresiasi harga mobil baru sangat cepat. Dalam tiga tahun pertama, nilai mobil baru bisa turun hingga 30–40 persen. Dengan membeli mobil bekas, Anda bisa mendapatkan kendaraan dengan spesifikasi yang masih layak pakai, namun dengan harga jauh lebih rendah.

Kedua, mobil bekas keluaran tahun 2018 ke atas umumnya sudah dilengkapi teknologi mesin yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, fitur keselamatan dan kenyamanan juga sudah cukup memadai untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Ketiga, pasar mobil bekas di Indonesia sangat luas dan kompetitif. Hal ini membuat harga mobil bekas relatif stabil dan banyak pilihan unit yang tersedia, mulai dari city car, MPV, hingga SUV.

Dalam memilih mobil bekas, ada beberapa kriteria penting yang perlu diperhatikan:

- Konsumsi BBM irit: Idealnya di atas 15 km/liter untuk pemakaian dalam kota.

- Harga terjangkau: Di bawah Rp150 juta untuk kategori mobil murah.

- Suku cadang mudah didapat: Pastikan ketersediaan spare part tidak sulit dan harganya terjangkau.

- Biaya perawatan rendah: Pilih mobil dengan reputasi mesin bandel dan tidak rewel.

- Riwayat servis jelas: Usahakan membeli dari pemilik pertama atau showroom terpercaya dengan catatan servis lengkap.

Berikut adalah beberapa model mobil bekas yang layak dipertimbangkan tahun ini:

1. Toyota Agya (2018–2021)

Toyota Agya adalah salah satu mobil LCGC (Low Cost Green Car) yang paling populer di Indonesia. Mesin 1.0L dan 1.2L-nya dikenal irit, dengan konsumsi BBM mencapai 20 km/liter untuk tipe manual. Selain itu, harga bekasnya sangat bersahabat, mulai dari Rp90 jutaan tergantung kondisi dan tahun produksi. Agya juga memiliki biaya perawatan yang rendah dan jaringan bengkel resmi yang luas.

2. Honda Brio Satya (2018–2020)

Brio Satya menawarkan kombinasi desain stylish, performa lincah, dan efisiensi bahan bakar yang baik. Mesin 1.2L i-VTEC miliknya mampu mencatat konsumsi BBM sekitar 18–20 km/liter. Harga bekasnya berkisar antara Rp100–130 jutaan. Brio juga terkenal minim masalah dan cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.

3. Daihatsu Sigra (2018–2021)

Bagi yang mencari mobil keluarga murah, Daihatsu Sigra bisa jadi pilihan tepat. MPV 7-seater ini menggunakan mesin 1.0L atau 1.2L yang cukup hemat BBM, dengan konsumsi sekitar 17 km/liter. Harga bekasnya mulai dari Rp90 jutaan. Sigra juga memiliki kabin luas dan biaya perawatan yang ekonomis.

4. Suzuki Karimun Wagon R (2017–2019)

Karimun Wagon R adalah city car mungil yang sangat irit dan praktis. Mesin 1.0L-nya mampu menempuh hingga 20 km/liter. Harga bekasnya sangat terjangkau, mulai dari Rp70 jutaan. Mobil ini cocok untuk penggunaan dalam kota dan parkir di area sempit.

5. Toyota Calya (2018–2021)

Kembaran dari Daihatsu Sigra ini juga layak dipertimbangkan. Mesin 1.2L-nya cukup efisien dan bertenaga. Konsumsi BBM-nya sekitar 18 km/liter. Harga bekas Calya berkisar antara Rp95–130 jutaan. Mobil ini juga dilengkapi fitur keselamatan seperti dual SRS airbag dan ABS.

6. Honda Mobilio (2017–2019)

Jika Anda menginginkan MPV dengan performa lebih baik, Honda Mobilio bisa jadi pilihan. Mesin 1.5L i-VTEC-nya terkenal responsif dan tetap irit, dengan konsumsi BBM sekitar 16–18 km/liter. Harga bekasnya mulai dari Rp110 jutaan. Mobilio juga memiliki kabin lega dan handling yang stabil.

7. Nissan March (2016–2018)

Nissan March adalah city car yang underrated namun menawarkan kenyamanan dan efisiensi. Mesin 1.2L-nya mampu menempuh sekitar 18 km/liter. Harga bekasnya cukup bersaing, mulai dari Rp80 jutaan. March juga dikenal memiliki kabin yang senyap dan suspensi empuk.

8. Mitsubishi Mirage (2016–2018)

Mirage adalah hatchback kompak dengan desain modern dan konsumsi BBM yang sangat irit, mencapai 20 km/liter. Mesin 1.2L-nya cukup bertenaga untuk penggunaan harian. Harga bekasnya berkisar antara Rp85–110 jutaan. Sayangnya, ketersediaan spare part bisa jadi tantangan di beberapa daerah.

9. Suzuki Baleno Hatchback (2017–2019)

Baleno menawarkan kenyamanan dan fitur lengkap dengan harga yang masih terjangkau. Mesin 1.4L-nya cukup efisien, dengan konsumsi BBM sekitar 17 km/liter. Harga bekasnya mulai dari Rp120 jutaan. Mobil ini cocok untuk pengguna yang menginginkan kenyamanan lebih tanpa mengorbankan efisiensi.

10. Daihatsu Ayla (2018–2021)

Sebagai saudara kembar dari Toyota Agya, Ayla juga menawarkan efisiensi tinggi dan harga terjangkau. Mesin 1.0L-nya bisa menempuh hingga 20 km/liter. Harga bekasnya mulai dari Rp85 jutaan. Ayla juga mudah dirawat dan cocok untuk pemula.

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips penting saat membeli mobil bekas:

- Cek riwayat servis dan kondisi mesin secara menyeluruh.

- Lakukan test drive untuk merasakan performa dan kenyamanan.

- Periksa dokumen kendaraan seperti BPKB dan STNK.

- Gunakan jasa inspeksi independen jika perlu.

- Bandingkan harga di berbagai platform jual beli mobil bekas.

Membeli mobil bekas murah dan irit BBM di tahun 2026 bukan hanya soal harga, tapi juga soal kecermatan memilih unit yang tepat. Dengan mempertimbangkan efisiensi bahan bakar, biaya perawatan, dan kondisi kendaraan, Anda bisa mendapatkan mobil yang tidak hanya hemat di kantong, tapi juga nyaman dan aman digunakan. ***

Komentar