- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
Meski jalur Pekalongan sudah bisa dilalui usai banjir, KAI Daop 8 Surabaya batalkan 5 kereta jarak jauh
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

menggapaiasa.com - Hingga kini, Senin (19/1), anjir yang merendam jalur kereta api di lintas utara Pekalongan, Jawa Tengah sejak Kamis (15/1), belum juga surut dan mengganggu operasional perjalanan KA yang melintas.
Akibat banjir tersebut, waktu keterlambatan perjalanan KA cukup tinggi. KAI Daop 8 Surabaya pun terpaksa melakukan rekayasa operasi hingga pembatalan sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh.
"Sehingga perlu optimalisasi dan rekayasa pola operasi KA untuk mengurangi dampak bagi perjalanan KA lainnya," tutur Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Senin (19/1).
Meskipun jalur kereta api di lintas utara saat ini telah dapat dilalui kembali, Mahendro menyebut dampak sebelumnya masih memengaruhi kelancaran perjalanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 8 Surabaya.
“Saat ini jalur KA (di Pekalongan) sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas dan bergantian, namun pembatalan perjalanan sejumlah KA terpaksa dilakukan karena untuk mengantisipasi banyaknya kelambatan KA yang beroperasi,” imbuhnya.
Mahendro menyebut ada 5 perjalanan KA Jarak Jauh keberangkatan dari Daop 8 Surabaya, yang dibatalkan hari ini, Senin (19/1), imbas banjir yang masih menggenangi jalur lintas utara di Pekalongan, Jawa Timur.
Lima kereta tersebut, di antaranya KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir, KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasaturi - Semarang Poncol, KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir.
Kemudian KA Gajayana relasi Malang - Gambir, dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang - Gambir. Mahendro menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama KAI Daop 8 Surabaya.
“Kami terus melakukan pemantauan operasional perjalanan jalur KA. Petugas kami terus siaga untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi hingga perjalanan kereta api kembali dioperasikan secara normal,” beber Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan, yang terjadi akibat adanya perubahan pola operasi dan pembatalan sejumlah perjalanan KA.
Mahendro juga mengungkapkan, pembatalan sejumlah perjalanan KA berdampak pada pembatalan tiket. Hingga Senin siang (19/1), penumpang yang membatalkan tiket KA di wilayah Daop 8 Surabaya sebanyak 3.789.
Sebagai wujud tanggung jawab, KAI Daop 8 Surabaya siap mengembalikan bea tiket secara penuh atau 100 persen di luar biaya pemesanan. Penumpang juga dapat melakukan reschedule tanpa adanya biaya tambahan.
"Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun dan Contact Center 121. Pengajuan dapat dilakukan melalui layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea 100 persen," tukasnya. (*)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar