Masalah Penentuan Sistim Pilkada ke Depan, Partai Demokrat Satu Barisan dengan Prabowo
PIKIRAN RAKYAT- Partai Demokrat berada dalam satu barisan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam menyikapi sistem pemilihan kepala daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Pikiran Rakyat, Selasa 6 Januari 2026.
Kata Herman Khaeron, sikap Partai Demokrat ini berangkat dari ketentuan Undang-Undang Dasar 1945 yang memberikan kewenangan kepada negara untuk mengatur mekanisme pemilihan kepala daerah melalui undang-undang.
"Karena itu, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD merupakan pilihan yang sah dalam sistem demokrasi Indonesia," ujar Herman Khaeron.
Demokrat memandang pemilihan kepala daerah oleh DPRD sebagai salah satu opsi yang patut dipertimbangkan secara serius, khususnya dalam rangka memperkuat efektivitas pemerintahan daerah, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta menjaga stabilitas politik dan persatuan nasional.
"Namun demikian, kami juga menegaskan bahwa Pilkada menyangkut kepentingan rakyat yang luas. Oleh karena itu, pembahasan kebijakan ini harus dilakukan secara terbuka, demokratis, dan melibatkan partisipasi publik, agar setiap keputusan yang diambil tetap mencerminkan kehendak rakyat dan semangat demokrasi," ucap Herman Khaeron.
Bagi Partai Demokrat, prinsipnya jelas: apa pun mekanisme yang dipilih, demokrasi harus tetap hidup, suara rakyat harus tetap dihormati, dan persatuan nasional harus senantiasa dijaga sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.***
Posting Komentar untuk "Masalah Penentuan Sistim Pilkada ke Depan, Partai Demokrat Satu Barisan dengan Prabowo"
Posting Komentar