- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

RUBLIK DEPOK – Banjir kembali melanda wilayah Jakarta Selatan pada Senin pagi setelah hujan deras mengguyur sejak dini hari. Luapan air dari Kali Krukut menyebabkan sejumlah rukun tetangga di Kelurahan Cilandak Timur terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari puluhan sentimeter hingga hampir satu meter, sehingga mengganggu aktivitas warga setempat.
Luapan Kali Krukut Rendam Permukiman Warga
Genangan air terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai. Kondisi tersebut membuat debit air Kali Krukut meningkat drastis hingga meluap ke kawasan permukiman. Beberapa ruas jalan di sekitar lokasi juga ikut terendam, menyulitkan mobilitas warga pada jam-jam sibuk pagi hari.
Di Kelurahan Cilandak Timur, banjir tercatat merendam RT 09 RW 03 dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter. Air masuk ke halaman rumah warga dan sebagian menggenangi ruang dalam, memaksa warga menaikkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Banjir Tertinggi Capai Hampir Satu Meter
Kondisi terparah terjadi di RT 03 RW 03. Di lokasi ini, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 95 sentimeter. Banjir setinggi lutut orang dewasa tersebut berdampak pada sedikitnya 149 kepala keluarga. Beberapa warga memilih bertahan di rumah sambil menunggu air surut, sementara lainnya membatasi aktivitas luar rumah karena akses jalan terendam.
Selain itu, RT 13 RW 01 juga terdampak banjir dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter. Meski tidak setinggi di wilayah lain, genangan ini tetap menghambat aktivitas warga dan kendaraan yang melintas.
Penyebab Banjir Dipicu Hujan Lebat di Hulu
Banjir di wilayah ini disebabkan oleh kombinasi hujan deras yang terjadi dalam durasi cukup lama serta meluapnya Kali Krukut. Aliran air dari kawasan hulu tidak dapat tertampung sepenuhnya oleh sungai, sehingga meluber ke area sekitar, termasuk permukiman padat penduduk dan jalan lingkungan.
Genangan juga dilaporkan terjadi di sekitar Jalan NIS, yang merupakan salah satu akses penting warga. Air yang melimpah dari badan sungai membuat jalan tersebut tergenang dan berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama pada jam berangkat kerja dan sekolah.
Petugas Siaga dan Warga Belum Mengungsi
Hingga pagi hari, belum ada laporan warga yang mengungsi akibat banjir ini. Sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau perkembangan ketinggian air. Petugas terkait telah berada di lokasi untuk melakukan pemantauan, membantu warga, serta berupaya mempercepat surutnya genangan.
Upaya penanganan dilakukan dengan memastikan saluran air tidak tersumbat dan memantau kondisi sungai agar luapan tidak semakin meluas. Warga diimbau tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Potensi Banjir Masih Mengintai Jakarta Selatan
Musim hujan yang masih berlangsung membuat potensi banjir di wilayah Jakarta Selatan tetap perlu diwaspadai. Wilayah yang dilalui sungai dan berada di dataran rendah menjadi kawasan paling rentan terdampak genangan saat curah hujan tinggi terjadi secara terus-menerus.
Warga diminta untuk mengamankan barang-barang penting, mematikan aliran listrik jika air mulai masuk ke rumah, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kesiapsiagaan dinilai penting untuk meminimalkan risiko kerugian akibat banjir yang sewaktu-waktu dapat kembali terjadi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar