pada tanggal
BERITA DAN INFORMASI
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

menggapaiasa.com,JAKARTA - Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) masih menjadi perhatian masyarakat, terutama menjelang tahun 2026. Program bantuan sosial ini dinilai berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah tantangan ekonomi.
Banyak warga kini bertanya, apakah BLT Kesra akan berlanjut pada 2026 dan bagaimana cara mengecek status penerimanya hanya melalui ponsel?
Kementerian Sosial (Kemensos) diproyeksikan bakal kembali melanjutkan sejumlah program Bantuan Sosial (Bansos) pada 2026, salah satunya adalah bantuan langsung tunai kesejahteraan rakyat atau BLT Kesra. Hal ini sejalan dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporannya, Prabowo meminta tiga mandat utama yang perlu dijalankan. Salah satunya, pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi portal utama dalam menyalurkan bansos, tak terkecuali BLT Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).
Pemutakhiran data ini menjadi krusial agar bantuan tepat sasaran dan dapat diakses secara transparan oleh masyarakat. Dengan sistem data terintegrasi, masyarakat tidak perlu lagi mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk sekadar memastikan status penerima. Kini, pengecekan BLT Kesra dapat dilakukan secara mandiri melalui HP.
Masyarakat dapat melakukan cara cek nama penerima BLT Kesra secara mandiri melalui laman resmi Kemensos:
Langkah ini dapat diakses kapan saja menggunakan browser di HP, baik Android maupun iOS, selama terhubung dengan jaringan internet.
Selain website, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos:
Aplikasi ini dinilai lebih praktis karena menyimpan data pengguna, sehingga memudahkan pengecekan bantuan sosial lainnya di masa mendatang.
Masyarakat dapat mengecek status bantuan sosial secara mandiri melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Berikut dua cara paling mudah:
Cek Melalui Situs Resmi Kemensos
Apabila nama terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan yang diterima, termasuk BLT Kesra dan periode penyalurannya.
Sebagai tambahan informasi, pemerintah sebelumnya telah secara resmi mengumumkan dua program paket ekonomi, yakni Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi. Program ini bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat serta memperluas kesempatan kerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa BLT Kesra pada periode Oktober hingga Desember 2025 menyasar lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
Dengan adanya sistem digital dan akses pengecekan melalui HP, masyarakat diharapkan semakin mudah memantau status bantuan tanpa perantara. Ke depan, langkah ini juga menjadi sinyal bahwa penyaluran BLT Kesra pada 2026 berpotensi kembali dilakukan dengan basis data yang lebih akurat dan transparan.
Komentar
Posting Komentar