- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Ringkasan Berita:
- Sebanyak 37 negara masuk dalam tinjauan tahunan Kekuatan Militer Eropa 2026.
- Di mana 10 di antaranya termasuk yang memiliki sejarah militer yang panjang.
- Pemeringkatan ini disusun menggunakan metode Global Firepower (GFP) yang menghitung lebih dari 60 faktor militer untuk menghasilkan skor Indeks Daya (Power Index / PwrIndx).
menggapaiasa.com - Sebanyak 37 negara masuk dalam tinjauan tahunan Kekuatan Militer Eropa 2026, di mana 10 di antaranya termasuk yang memiliki sejarah militer yang panjang.
Pemeringkatan ini disusun menggunakan metode Global Firepower (GFP) yang menghitung lebih dari 60 faktor militer untuk menghasilkan skor Indeks Daya (Power Index / PwrIndx).
Semakin rendah skor indeks, semakin kuat kemampuan militer suatu negara.
Penilaian ini juga memperhitungkan bonus dan penalti tertentu, sehingga negara dengan teknologi maju tetap bisa bersaing meskipun ukuran militernya tidak sebesar negara lain.
Tren kekuatan tiap negara dibandingkan tahun sebelumnya ditandai dengan status meningkat, stabil, atau menurun.
Lantas berikut 10 negara dengan kekuatan militer terkuat di Eropa tahun 2026, mengutip globalfirepower.com:
Prancis
Skor Indeks Daya: 0,1798 (meningkat)
Britania Raya (Inggris)
Skor Indeks Daya: 0,1881 (menurun)
Italia
Skor Indeks Daya: 0,2211 (stabil)
Jerman
Skor Indeks Daya: 0,2463 (meningkat)
Spanyol
Skor Indeks Daya: 0,3247 (menurun)
Ukraina
Skor Indeks Daya: 0,3691 (stabil)
Polandia
Skor Indeks Daya: 0,3891 (stabil)
Swedia
Skor Indeks Daya: 0,4834 (meningkat)
Yunani
Skor Indeks Daya: 0,5484 (stabil)
Belanda
Skor Indeks Daya: 0,6142 (meningkat)
Laporan ini menunjukkan bahwa Eropa Barat masih mendominasi daftar kekuatan militer kawasan.
Dengan Prancis menempati posisi teratas berkat kombinasi kekuatan darat, laut, udara, serta kemampuan pertahanan strategisnya.
Sementara itu, negara-negara seperti Jerman, Swedia, dan Belanda mengalami peningkatan kekuatan.
Hal ini menandakan adanya modernisasi alutsista dan penguatan struktur pertahanan.
Di sisi lain, Britania Raya dan Spanyol tercatat mengalami sedikit penurunan posisi dibanding tahun sebelumnya.
Ukraina dan Polandia tetap menjadi kekuatan penting di kawasan Eropa Timur.
Terutama dalam konteks keamanan regional yang masih dinamis.
Pemeringkatan ini memberikan gambaran potensi militer konvensional masing-masing negara, namun tidak secara langsung mencerminkan kesiapan tempur aktual atau kekuatan aliansi seperti NATO.
(menggapaiasa.com/Garudea Prabawati)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar