Vakum 5 tahun, penerbangan Solo–Bandung dan Solo–Surabaya resmi dibuka lagi!

Vakum 5 tahun, penerbangan Solo–Bandung dan Solo–Surabaya resmi dibuka lagi!

menggapaiasa.com Setelah lima tahun terhenti, penerbangan rute Solo-Bandung dan Solo-Surabaya dari Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, kembali dioperasikan oleh Wings Air mulai Sabtu (20/12). Peresmian pengoperasian kembali ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, GM Bandara Adi Soemarmo Kolonel Nav. Hery Purwanto, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, serta perwakilan Lions Group.

“Penerbangan pertama setelah lima tahun untuk rute Solo-Surabaya, Surabaya-Solo, Solo-Bandung, dan sebaliknya hari ini resmi dijalankan,” ujar Gubernur Luthfi. Ia menambahkan bahwa penerbangan ini tidak hanya menghubungkan antarkota, tetapi juga antarprovinsi, sekaligus menarik minat investasi. Luthfi berharap inisiatif serupa bisa dilakukan oleh kota-kota lain untuk mendorong pemerataan pembangunan.

“Secara tidak langsung, ini akan menumbuhkan ekonomi baru sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata di wilayah kita,” tambahnya.

Corporate Communication Strategic Lions Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara maskapai, pihak bandara, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain penerbangan Solo-Surabaya dan Solo-Bandung yang sudah dibuka, rencananya juga akan tersedia rute Semarang-Bandung.

“Langkah ini mendukung perekonomian Jawa Tengah dengan memanfaatkan Bandara Internasional Adi Soemarmo dan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani sebagai hub yang menghubungkan lebih dari 15 kota tujuan,” jelas Danang. Dengan adanya rute baru ini, penumpang dari kota seperti Balikpapan, Pontianak, Makassar, dan Bali dapat transit melalui Solo atau Semarang untuk melanjutkan ke Bandung, begitu pula sebaliknya.

Ia menambahkan, tahap awal penerbangan Solo-Bandung dan Solo-Surabaya dijadwalkan dua kali seminggu, setiap Kamis dan Sabtu. Untuk rute Semarang-Surabaya, penerbangan tersedia tujuh kali seminggu, sementara Semarang-Bandung empat kali seminggu (Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu). Pihak maskapai juga melakukan kajian pasar dan promosi; jika tingkat keterisian penumpang meningkat, frekuensi penerbangan dan rute tambahan akan dipertimbangkan.

Penumpang asal Solo, Mita, menyambut baik kembalinya rute ini. “Sangat membantu, terutama bagi yang punya bisnis, pekerjaan, atau sekolah di Bandung. Biasanya harus menempuh perjalanan darat yang lama, apalagi jika macet. Penerbangan ini jauh lebih cepat dan efisien,” ungkapnya. Meski demikian, ia berharap frekuensi penerbangan bisa diperluas dari hanya Kamis dan Sabtu menjadi setiap hari.

Penumpang lainnya, Vita, juga merasa terbantu karena sebelumnya perjalanan dengan kereta bisa memakan waktu 7–8 jam, sementara pesawat kurang dari satu jam. “Biasanya saya ke Bandung untuk kerja atau liburan,” ujarnya.***

Posting Komentar untuk "Vakum 5 tahun, penerbangan Solo–Bandung dan Solo–Surabaya resmi dibuka lagi!"