- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
Stamford Bridge tak lagi angker, Maresca kehabisan kata-kata lihat Chelsea kerap kena comeback lawan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

menggapaiasa.com– Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, kehabisan kata-kata melihat anak asuhnya kerap kenacomeback lawan saat bermain di Stamford Bridge.
Markas kebesaran The Blues mendadak tak lagi angker musim ini saat Cole Palmer dkk. tampil di kandang.
Di Liga Inggris, Chelsea sudah kehilangan 11 poin saat berada dalam posisi unggul atas lawannya.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Liga Inggris 2025-2026, di atas Brighton dan Newcastle United (7 poin) serta West Ham United (6 poin).
Saat bermain di Stamford Bridge, klub asal London Barat itu sudah kalah tiga kali ketika unggul lebih dulu atas lawannya.
Tercatat tim besutan Enzo Maresca itu kalah dari Brighton (1-3), Sunderland (1-2), dan Aston Villa (1-2).
Hal ini menjadi ironi tersendiri, mengingat Chelsea sebelumnya punya rekor apik saat bermain di kandang.
Bahkan tim yang juga berjulukan The Pensioners itu tak pernah kalah dalam 86 pertandingan beruntun di Liga Inggris, yang menjadi rekor di kompetisi itu.
Melihat kandangnya tak lagi angker, Enzo Maresca pun kehabisan kata-kata untuk menjelaskan penyebabnya.
Di mata pelatih asal Italia itu, kerapnya Chelsea kena comeback di kandang bukanlah suatu kebetulan.
Ia pun meminta anak asuhnya untuk memahami alasan mengapa mereka selalu kesulitan menang saat berada dalam posisi unggul.
“Ini hanya masalah memahami alasannya. Ketika sesuatu terus terjadi, itu bukan kebetulan,” ucapnya, dikutip menggapaiasa.comdari The Independent.
Bagi mantan pelatih Leicester City itu, kemungkinan penyebab sering kena comeback lawan di kandang adalah timnya sering kehilangan kontrol saat kebobolan.
Hal ini kemudian dianggap banyak pihak tak lepas dari faktor usia pemainnya, di mana Chelsea punya skuad termuda di Liga Inggris musim ini.
Karenanya banyak yang merasa jika The Blues butuh merekrut pemain berpengalaman agar tak panik saat kebobolan.
Namun, hal ini dibantah Maresca yang menganggap kelemahan timnya di kandang bukan karena faktor pengalaman.
“Kita perlu memahami alasannya (sering kena comeback lawan),” lanjut pelatih berusia 45 tahun itu.
“Tidak peduli apakah menang, seri, atau kalah, ketika kita kebobolan gol, kita kehilangan sedikit kendali,” pungkasnya.
Di musim ini, Chelsea seakan kehilangan taring saat bermain di kandang dan justru punya catatan apik saat bermain tandang.
Dari total 9 pertandingan di Stamford Bridge, The Blues sudah kalah tiga kali, menang empat kali, dan imbang dua kali.
Sementara di 9 laga tandang, The Pensioners menang empat kali, kalah dua kali, dan imbang sebanyak tiga kali.
Inkonsistensi saat bermain di kandang dan tandang ini membuat The Blues menutup paruh pertama Liga Inggris di luar empat besar.
Dari total 18 pertandingan yang telah dimainkan, Chelsea baru mengumpulkan 29 poin dan duduk di peringkat kelima.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar