- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4731569/original/061930600_1706746478-20240201-Barcelona_vs_Osasuna-AP_1.jpg)
menggapaiasa.com - Gemuruh Spotify Camp Nou akhirnya pecah pada babak kedua, ketika Raphinha mengubah dominasi panjang Barcelona menjadi gol. Dua sepakan cerdas dari pemain sayap asal Brasil itu memastikan Blaugrana menundukkan Osasuna 2-0 pada pekan ke-16 Liga Spanyol 2025/2026, Minggu, 14 Desember 2025 dini hari WIB. Kemenangan ini krusial, membuat koleksi poin mereka menjadi 43 dan semakin mengukuhkan posisi di puncak klasemen La Liga Spanyol.
Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona racikan Hans-Dieter Flick (60) langsung mengambil inisiatif serangan dan menguasai jalannya pertandingan. Tempo tinggi memaksa Osasuna bertahan total, sementara aliran bola cepat serta pergerakan Lamine Yamal dan Marcus Rashford menjadi sumber ancaman utama.
Tekanan masif tersebut sempat membuahkan hasil ketika Ferran Torres menanduk bola hasil sepak pojok. Sayangnya, kegembiraan publik tuan rumah harus tertahan setelah tinjauan VAR menyatakan adanya posisi offside dalam proses terjadinya gol.
Meskipun gol dianulir, Barcelona tidak kehilangan irama. Yamal dan Rashford terus menjadi motor serangan, sementara Ferran Torres nyaris mencetak gol spektakuler melalui tendangan salto jelang turun minum.
Pertahanan berlapis Osasuna yang digalang Sergio Herrera sukses membuat babak pertama berakhir tanpa gol, meskipun Blaugrana unggul mutlak dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.
Kebuntuan yang menyesakkan itu baru terpecahkan pada menit ke-70, melalui momen kecerdasan individu yang dingin. Prosesnya bermula dari upaya build-up yang tenang di lini tengah. Pedri berhasil melepaskan diri dari kawalan Moncayola dan mengirim umpan silang mendatar ke depan kotak penalti.
Bola sebenarnya diarahkan kepada Ferran Torres, namun Raphinha dengan cepat datang menyambut ruang kosong. Tanpa kontrol berlebihan, ia melepaskan tembakan. Bola diselipkan dengan presisi luar biasa melewati celah tipis di antara bek tengah dan kiper Sergio Herrera, menuju sudut jauh gawang.
Finishing yang efektif itu membuktikan bahwa eksekusi yang paling lugas sering kali menjadi yang paling mematikan. Herrera hanya bisa terpaku, melihat si kulit bundar bersarang di jaring. Camp Nou meledak dalam sorakan lega.
Keunggulan tipis tersebut membuat aliran permainan Barcelona semakin lepas. Tekanan gencar terus dilancarkan hingga menit-menit akhir laga.
Pada menit ke-86, Raphinha kembali menunjukkan insting penyerang ulung untuk menggandakan keunggulan. Serangan cepat dari sisi kiri menghasilkan umpan silang ke jantung pertahanan Osasuna.
Terjadi kemelut dan bola muntah dari blok bek Osasuna tepat jatuh di kaki Raphinha yang sudah siaga di posisi ideal. Dengan cepat, Raphinha menyambar bola pantulan itu dengan tendangan voli mendatar. Bola kembali tak terjangkau Herrera. Skor 2-0 pun menutup laga.
Osasuna tak mampu keluar dari tekanan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini krusial, mengukuhkan Barcelona di puncak klasemen sementara LaLiga dengan koleksi 43 poin, unggul tujuh angka dari pesaing terdekatnya yang baru akan bermain malam nanti.
Susunan Pemain
Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Alejandro Balde, Gerard Martin, Pau Cubarsí (Fermín Lopez 75’), Jules Kounde; Pedri, Eric Garcia; Marcus Rashford (Frenkie de Jong 74’), Lamine Yamal, Raphinha; Ferran Torres.
Osasuna (5-3-2): Sergio Herrera; Jorge Herrando, Alejandro Catena, Enzo Boyomo, Abel Bretones, Inigo Arguibide (Rosier 69’); Aimar Oroz (Rubén García 64’), Lucas Torro (Munoz 46’), Jon Moncayola; Ante Budimir (Ruben Garcia 64’), Victor Munoz (Becker 65’).***
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar