- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
Lima brigade Ukraina terkepung di kota Mirnograd, mereka gagal menghalau pasukan Rusia dari segala arah
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

KABAR CIREBON - Sekira 1.000 tentara Ukraina terjebak di Kota Mirnograd (Dmitrov) setelah pasukan Rusia melakukan pengepungan dari berbagai arah.
Media Jerman, Bild melaporkan setelah prajurit Kremlin merebut Kota Pokrovsk (Krasnoarmeysk), posisi tentara Kiev di Mirnograd makin kritis. Mereka makin sulit mendapatkan pasokan.
Menurut Bild, pasukan Moskow berhasil memutus jalur pasokan bagi tentara Ukraina yang terjebak di Mirnograd. Namun, tentara Ukraina masih berharap pasokan datang melalui pengiriman drone.
Tentara Ukraina yang kini terkepung berasal dari lima brigade. Mereka sebelumnya diandalkan untuk mencegah kemajuan yang dilakukan pasukan Putin.
Hanya, militer Ukraina tampaknya salah menduga karena pasukan Rusia datang dalam jumlah banyak dan muncul dari segala arah. Akibatnya, tentara dari lima Brigade Ukraina itu justru terkepung.
"Sejujurnya, kini situasinya kritis," kata seorang prajurit Ukraina kepada Bild. Dia menambahkan bahwa kelompoknya hanya menerima pasokan melalui pengiriman drone.
Dia mengungkapakan, bahwa pasukan Rusia telah menguasai "hampir setiap bangunan" antara Mirnograd dan wilayah Donbass yang masih dikuasai militer Ukraina.
Tentara itu mengkritik tindakan para komandannya, yang menurutnya telah mengerahkan "banyak unit" ke daerah tersebut tetapi masih gagal mempertahankan kendali atas rute pasokan menuju Mirnograd.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Selasa bahwa Kiev berusaha mendapatkan kembali kendali atas Pokrovsk untuk membebaskan Mirnograd "dengan cara apa pun" dengan mengirim unit-unit yang baru dibentuk dan belum berpengalaman ke ambang kehancuran.
Aglomerasi Krasnoarmeysk-Dmitrov, bersama dengan beberapa kota dan permukiman kecil, membentuk klaster perkotaan terbesar kedua yang masih berada di bawah kendali sebagian Ukraina di Donbass.
Wilayah ini telah menjadi arena pertempuran sengit selama beberapa bulan terakhir yang berpuncak pada pengambilalihan Pokrovsk oleh pasukan Rusia pada hari Senin.
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia sejak itu telah merilis video tentara Rusia yang membersihkan gedung-gedung di Kota Pokrovsk. Prajurit Putin memastikan tidak ada lagi tentara Ukraina di kota tersebut.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky membantah adanya pengepungan pasukan Ukraina di wilayah tersebut dan menuduh Moskow melebih-lebihkan keuntungannya. Ia juga mengecilkan kerugian di medan perang sambil meminta bantuan lebih banyak dari para pendukung Kiev di Barat.
Pada bulan Oktober, Putin mengatakan bahwa lebih dari 10.000 tentara Ukraina dikepung di wilayah Krasnoarmeysk-Dmitrov, serta Kota Kupyansk di Wilayah Kharkov, Ukraina.***
Komentar
Posting Komentar