pada tanggal
BERITA DAN INFORMASI
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

BERITA DIY - Tahapan awal Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dimulai. Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menjadwalkan pengumuman kuota sekolah SNBP 2026 pada hari ini, Senin 29 Desember 2025, mulai pukul 15.00 WIB.
Pengumuman ini menjadi titik krusial bagi sekolah dan siswa kelas 12 yang berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.
Kuota sekolah bukan sekadar angka administratif. Data ini menentukan berapa banyak siswa yang berhak masuk kategori siswa eligible yakni siswa yang dapat mendaftar SNBP 2026 tanpa tes tertulis.
Dalam rangkaian resmi SNBP 2026, pengumuman kuota sekolah ditempatkan sebagai tahapan awal sebelum proses registrasi akun, pengisian PDSS, hingga pendaftaran SNBP oleh siswa.
Setiap sekolah menengah atas atau sederajat akan memperoleh kuota berbeda, bergantung pada kualitas dan kelengkapan data sekolah. SNPMB menetapkan kuota ini berdasarkan akreditasi sekolah serta pemanfaatan e-Rapor.
Artinya, semakin baik akreditasi dan semakin tertib sekolah dalam mengelola data akademik secara digital semakin besar peluang siswa untuk masuk jalur SNBP.
Kuota siswa SNBP 2026 tidak ditentukan secara acak. Panitia SNPMB menggunakan indikator yang terukur dan bersifat nasional.
Berikut pembagian kuota berdasarkan akreditasi:
Selain itu, terdapat kuota tambahan sebesar 5 persen bagi sekolah yang aktif menggunakan aplikasi e-Rapor saat pelaporan nilai dan data siswa. Tambahan ini berada di luar jatah kuota utama berdasarkan akreditasi.
SNPMB menyediakan akses terbuka bagi sekolah dan masyarakat untuk mengecek kuota SNBP 2026 secara mandiri. Berikut langkah-langkahnya:
Setelah kuota sekolah diumumkan, SNPMB memberikan ruang klarifikasi melalui masa sanggah. Pada periode ini, sekolah dapat memeriksa kembali kesesuaian kuota yang diterapkan, termasuk data akreditasi dan penggunaan e-Rapor.
Untuk SNBP 2026, masa sanggah berlangsung sejak 29 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026. Setelah masa ini berakhir, kuota akan dikunci sebagai kuota final dan tidak dapat diubah dengan alasan apa pun. Keputusan tersebut bersifat mengikat dan menjadi dasar resmi penentuan siswa eligible.
Siswa eligible adalah siswa yang masuk peringkat teratas di sekolahnya sesuai kuota yang ditetapkan SNPMB. Status ini menjadi syarat wajib agar siswa dapat mengikuti pendaftaran SNBP 2026.
Penentuan siswa eligible dilakukan melalui pemeringkatan nilai rapor dan prestasi akademik lainnya, kemudian disesuaikan dengan kuota sekolah. Artinya, tidak semua siswa kelas 12 otomatis bisa mendaftar SNBP, meskipun memiliki nilai yang baik.
Pengumuman siswa eligible umumnya dilakukan tidak lama setelah kuota sekolah dirilis. Setelah sekolah mengetahui kuota final, pihak sekolah akan melakukan pemeringkatan internal untuk menetapkan daftar siswa eligible.
Mengacu pada jadwal resmi SNPMB 2026, berikut rangkaian waktu penting yang perlu diperhatikan:
Pengumuman kuota sekolah SNBP SNPMB 2026 menjadi langkah awal yang menentukan arah seleksi prestasi tahun ini. Dari kuota inilah lahir daftar siswa eligible yang berhak melaju ke SNBP tanpa tes.
Oleh karena itu, siswa dan sekolah diimbau aktif memantau informasi resmi SNPMB, memastikan data akurat, dan memanfaatkan masa sanggah sebaik mungkin agar peluang lolos SNBP 2026 semakin terbuka.***
Komentar
Posting Komentar