Featured Post

Kiev Kecam Serangan Brutal Pasukan Rusia di Desa Shakhove, Prajurit Kremlin Tembak Mati Tentara yang Menyerah

Kiev Kecam Serangan Brutal Pasukan Rusia di Desa Shakhove, Prajurit Kremlin Tembak Mati Tentara yang Menyerah

KABAR CIREBON - Serbuan pasukan Rusia di Desa Shakhove, Pokrovsky memicu penyelidikan dari Kantor Jaksa Agung Ukraina. Kiev mendapat laporan, prajurit Kremlin di desa tersebut melakukan tindakan brutal terhadap warga sipil dan tentara Ukraina.

Kantor Jaksa Agung Ukraina telah mengumpulkan informasi dan bukti-bukti bahwa pasukan Rusia menembak mati dua tentara Ukraina yang sudah menyerah.

“Pembunuhan yang disengaja terhadap tawanan perang merupakan pelanggaran berat terhadap Konvensi Jenewa dan memenuhi syarat sebagai kejahatan internasional yang serius,” kata kantor jaksa agung.

Selain menerobos Desa Shakhove, pasukan Putin juga menyerang Kota Orikhiv di garis depan di wilayah Zaporizhia, Ukraina. Lagi-lagi serangan itu meminta korban jiwa warga sipil.

"Serangan udara Rusia menewaskan seorang pria berusia 46 tahun dan melukai seorang wanita berusia 49 tahun," kata Gubernur Ivan Fedorov di Telegram.

Wilayah Donetsk juga tidak luput dari gempuran pasukan Rusia. Gubernur Vadym Filashkin di Facebook menulis, serangan Rusia menewaskan satu orang dan melukai lima orang.

Dmytro Lubinets, komisioner hak asasi manusia Ukraina, mengatakan di Telegram bahwa pasukan Rusia membunuh tujuh warga sipil yang bersembunyi di ruang bawah tanah di kota Pokrovsk, Ukraina.

Pada bagian lain, serangan Ukraina melukai lima warga sipil di wilayah Belgorod Rusia, menurut kantor berita negara Rusia TASS, mengutip pejabat setempat.

Serangan Ukraina juga melukai empat warga sipil di wilayah Zaporizhia Ukraina yang diduduki Rusia, dan tiga warga sipil di wilayah Donetsk Ukraina yang diduduki Rusia, lapor TASS, mengutip pejabat setempat.

Dalam pidato yang disiarkan televisi dari Kremlin, Presiden Rusia, Vladimir Putin membuat berbagai klaim tentang perang Moskow yang sedang berlangsung di Ukraina, termasuk bahwa pasukan Rusia sedang maju menuju Kota Zaporizhia di Ukraina.

Jenderal Valery Gerasimov, Kepala Angkatan Darat Rusia, mengatakan dalam pidato yang sama bahwa pasukan Rusia telah merebut 6.460 kilometer persegi (2.494 mil persegi) wilayah di Ukraina pada tahun 2025, termasuk 334 desa.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengutip direktur jenderalnya, Rafael Grossi, yang mengatakan bahwa perbaikan jalur listrik di dekat pembangkit nuklir Zaporizhzhia di Ukraina telah berhasil diselesaikan.***

Komentar