- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya membenarkan adanya laporan polisi terhadap Hylmi Rafif Rabbi, tersangka teror bom terhadap 10 sekolah di Depok. Laporan tersebut didaftarkan pada 25 Januari 2024 atau kini sudah hampir setahun.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budhi Hermanto mengatakan pihaknya masih mendalami laporan itu. “Iya, ada laporan. Masih dalam pendalaman,” kata Budhi pada Selasa, 30 Desember 2025.
Budhi menjelaskan, mantan kekasih Hylmi, Kamila Lutfiani Hamdi, melaporkan pacarnya itu pada Januari 2024. Hylmi diduga melakukan manipulasi data autentik secara elektronik.
Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok Komisaris Made Gede Oka Utama mengatakan korban melaporkan Hylmi karena merasa lelah dan terganggu. “Yang dilaporkan oleh Saudari Kamila yaitu order dan makanan fiktif ke rumahnya,” ujar Oka pada Jumat, 26 Desember 2025.
Menurut Oka, Hylmi membuat email dan akun media sosial baru dengan mengatasnamakan korban. Ia lalu menggunakan akun tersebut untuk memesan makanan fiktif atas nama korban.
Oka menambahkan, pelaku juga memakai akun palsu itu untuk menjelek-jelekkan korban dan menuduhnya melakukan tindakan asusila. “Sampai akhirnya tersangka melakukan teror yang menjadi perhatian kita semua, yaitu meneror 10 sekolah,” tutur Oka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku ingin mencari perhatian korban hingga melakukan rangkaian aksinya. “Sejak putus atau sejak lamarannya ditolak, ia memang sudah tidak diindahkan lagi oleh Saudari Kamila,” kata Oka.
Polisi kini telah menetapkan Hylmi sebagai tersangka dan menahannya. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 45B juncto Pasal 29 Undang-Undang ITE dan/atau Pasal 335 KUHP serta Pasal 336 ayat (2) KUHP.
Sebelumnya, sepuluh sekolah di Depok menerima teror ancaman bom melalui email pada Selasa, 23 Desember 2025. Pengirim teror menggunakan inisial KLH dengan alamat email kluthfiahamdi@gmail.com.
Ricky Juliansyah ikut berkontribusi dalam penulisan artikel ini- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar