Dulu 19 juta bikin nangis, sekarang 13 juta bikin senyum: Samsung Galaxy S25H turun tanpa permisi - MENGGAPAI ASA

Dulu 19 juta bikin nangis, sekarang 13 juta bikin senyum: Samsung Galaxy S25H turun tanpa permisi

Dulu 19 juta bikin nangis, sekarang 13 juta bikin senyum: Samsung Galaxy S25H turun tanpa permisi Suara Flores - Akhir tahun 2025 benar-benar menjadi masa panen diskon bagi para pencinta smartphone flagship. Salah satu yang paling mengejutkan adalah Samsung Galaxy S25H, ponsel kelas atas yang awalnya hadir dengan harga selangit, kini turun drastis hingga membuat banyak orang mengucek mata dua kali saat melihat angka di layar marketplace.

Saat pertama kali dirilis, Samsung Galaxy S25H diposisikan sebagai smartphone premium dengan harga di kisaran Rp19 hingga Rp21 jutaan. Segmennya jelas, menyasar pengguna profesional, pebisnis, dan penggemar teknologi yang ingin performa tinggi tanpa kompromi. Namun memasuki Desember 2025, situasinya berubah drastis. Galaxy S25H kini bisa ditemukan dengan harga sekitar Rp13,2 juta hingga Rp14,2 juta, tergantung toko dan promo yang berjalan.

Penurunan harga ini bukan sekadar turun biasa, melainkan sudah masuk kategori “turun niat”. Selisih hampir 6 jutaan rupiah membuat Galaxy S25H mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial dan grup penggemar Samsung. Banyak yang menyesal beli terlalu cepat, tapi lebih banyak lagi yang justru bersyukur karena akhirnya bisa mencicipi flagship rasa sultan dengan harga yang lebih bersahabat.

Dari sisi performa, Samsung Galaxy S25H sebenarnya belum layak disebut “HP lama”. Ponsel ini masih dibekali chipset flagship terbaru Samsung yang sanggup menangani berbagai aktivitas berat, mulai dari gaming grafis tinggi, multitasking ekstrem, hingga kebutuhan kerja profesional. Di tahun 2025, performanya masih sangat relevan dan bahkan melampaui banyak ponsel baru di kelas menengah.

Layarnya menjadi salah satu daya tarik utama. Panel AMOLED berkualitas tinggi dengan refresh rate tinggi membuat aktivitas scrolling, menonton video, hingga membaca berita terasa lebih nyaman di mata. Warna tajam, kontras kuat, dan tingkat kecerahan tinggi menjadikan Galaxy S25H cocok digunakan di luar ruangan maupun dalam ruangan dengan pencahayaan minim.

Kamera juga menjadi nilai jual penting. Samsung Galaxy S25H dibekali sistem kamera yang mampu menghasilkan foto detail dengan warna yang natural. Mode malamnya tetap bisa diandalkan, sementara pemrosesan gambar berbasis AI membantu pengguna mendapatkan hasil foto yang konsisten tanpa perlu banyak pengaturan. Untuk kebutuhan konten media sosial, dokumentasi kerja, hingga foto keluarga, kamera Galaxy S25H masih sangat kompeten.

Salah satu alasan kenapa harga Galaxy S25H bisa turun cukup dalam adalah strategi pasar Samsung di akhir tahun. Persaingan antar flagship Android semakin ketat, sementara konsumen kini semakin cerdas dan sensitif terhadap harga. Promo besar akhir tahun, stok yang harus digeser, serta kehadiran varian Galaxy lain membuat S25H masuk fase penyesuaian harga lebih cepat dari perkiraan.

Meski harganya turun, kesan premiumnya tidak ikut turun. Desain Galaxy S25H tetap terasa mahal dengan material berkualitas dan finishing yang rapi. Saat digenggam, ponsel ini masih memancarkan aura “HP mahal”, hanya saja sekarang harganya tidak lagi bikin jantung berdebar saat bayar di kasir.

Dengan harga Rp13–14 jutaan, Samsung Galaxy S25H kini berada di posisi yang sangat menarik. Di rentang harga tersebut, konsumen biasanya hanya mendapatkan ponsel kelas menengah atas. Namun Galaxy S25H menawarkan pengalaman flagship utuh, mulai dari performa, layar, kamera, hingga ekosistem Samsung yang sudah matang.

Di akhir 2025, Galaxy S25H cocok untuk pengguna yang ingin naik kelas tanpa harus membeli seri paling baru. Ini adalah contoh nyata bahwa waktu yang tepat bisa mengubah HP mahal menjadi pilihan rasional.

Penulis: Firdan Nubatonis 

Posting Komentar untuk "Dulu 19 juta bikin nangis, sekarang 13 juta bikin senyum: Samsung Galaxy S25H turun tanpa permisi"