AS menawarkan 250 kendaraan lapis baja Stryker bekas kepada Polandia hanya seharga US$1 - MENGGAPAI ASA

AS menawarkan 250 kendaraan lapis baja Stryker bekas kepada Polandia hanya seharga US$1

Amerika Serikat mengusulkan untuk menjual 250 kendaraan angkut personel lapis baja Stryker bekas kepada Polandia dengan harga simbolis US$1, menurut laporan portal khusus Breaking Defense yang mengutip pernyataan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Polandia, Władysław Kosinyak-Kamysz.

Menurut menteri tersebut, rencana ini memuat bahwa Stryker yang saat ini ditempatkan di Eropa — dan yang seharusnya dikirim kembali ke AS karena pengurangan kehadiran militer Amerika — akan dialihkan langsung ke Angkatan Bersenjata Polandia.

+ Norwegia meningkatkan belanja pertahanan dan membeli dua kapal selam Jerman serta rudal baru

Staf Umum Angkatan Bersenjata Polandia telah menyatakan dukungan awal terhadap proposal tersebut, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Kementerian Pertahanan. “Setelah analisis awal, kami sepakat bahwa militer akan memeriksa kondisi teknis kendaraan dan menilai apakah kendaraan tersebut sesuai untuk Angkatan Bersenjata kami — apakah layak untuk pelatihan, operasi tempur, dan apakah kami membutuhkan jenis perlengkapan seperti itu… Saya terbuka terhadap rekomendasi positif mengenai kelayakan penggunaan kendaraan ini,” ujar Kosinyak-Kamysz.

Tantangan logistik dan dampak terhadap industri

Meski harganya simbolis, para ahli menyoroti tantangan signifikan. Kendaraan tersebut merupakan kendaraan bekas yang memerlukan perbaikan, peningkatan, serta pembangunan rantai dukungan teknis dan pelatihan yang lengkap, karena Stryker belum pernah menjadi bagian dari inventaris Polandia. Hal ini berpotensi menyebabkan biaya tinggi dan keterlambatan, terutama jika perusahaan asing dilibatkan untuk pemeliharaan.

Adopsi Stryker juga dapat memengaruhi industri pertahanan Polandia, yang saat ini memprioritaskan produksi lokal. Kendaraan tersebut dapat memenuhi sebagian kebutuhan pasukan darat, sehingga mengurangi pesanan masa depan untuk Rosomak, kendaraan tempur infanteri produksi Polandia. Negara ini telah memiliki lebih dari 900 unit Rosomak, termasuk versi modern dengan kubah ZSSW-30. Pada akhir November, Angkatan Darat menerima satu batch tambahan model tersebut.

Meski begitu, Kosinyak-Kamysz menegaskan bahwa jumlah perlengkapan sangat penting untuk memperkuat pasukan: “Semakin banyak senjata yang dimiliki pasukan kami, semakin baik — dan dalam kasus ini harganya sangat menarik.” Ia menambahkan bahwa pengoperasian berbagai platform mempermudah interoperabilitas dengan sekutu NATO yang juga menggunakan Stryker.

Keputusan final pada 2026

Kepala Staf Umum Polandia, Jenderal Wiesław Kukula, juga menepis kekhawatiran tentang potensi dampak negatif terhadap industri pertahanan. Langkah selanjutnya adalah inspeksi langsung terhadap kondisi kendaraan.

Jika situasi keamanan tetap stabil, keputusan akhir diperkirakan akan diumumkan pada paruh kedua tahun 2026, kata sang jenderal.

Menurut Radio Polandia, kendaraan lapis baja Stryker akan diperuntukkan terutama bagi Divisi Mekanis ke-18, yang saat ini juga menerima tank M1 Abrams buatan AS.

Sumber dan gambar: militarnyi | breakingdefense. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Posting Komentar untuk "AS menawarkan 250 kendaraan lapis baja Stryker bekas kepada Polandia hanya seharga US$1"