- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
Rudal Rusia Menghujani Kiev Mengakibatkan Pemadaman Listrik, Drone Ukraina Meledakkan Dua Tanker di Laut Hitam
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

KABAR CIREBON - Pasukan Rusia selain mencaplok wilayah pinggiran Ukraina, juga belum menghentikan pengiriman rudal ke ibu kota Kiev. Serangan serupa terjadi di wilayah Dnipropetrovsk dan Kherson.
Ukraian tidak tinggal diam, seperti biasa melakukan serangan jarak jauh menggunakan pesawat nirawak dengan sasaran kapal tanker Rusia yang biasa digunakan mengangkut minyak di Laut Hitam.
Seorang pejabat dari Dinas Keamanan SBU Ukraina mengatakan bahwa Ukraina telah menyerang dua kapal tanker, yang digunakan oleh Rusia untuk mengekspor minyak sambil menghindari sanksi Barat, dengan drone laut di Laut Hitam.
Operasi gabungan untuk menyerang kapal-kapal yang disebut "armada bayangan" tersebut dijalankan oleh SBU dan angkatan laut Ukraina, kata pejabat tersebut kepada kantor berita Reuters dengan syarat anonim.
Pejabat SBU mengatakan bahwa kedua kapal tanker, yang diidentifikasi sebagai Kairos dan Virat, kosong dan sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan Novorossiysk, terminal minyak utama Rusia.
Sementara rudal dan drone Rusia tetap menghujani Kiev dan akibat serangan tersebut enam orang dilaporkan tewas dan melukai puluhan lainnya. Ironisnya serangan itu terjadi saat delegasi Ukraina sedang bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk mencari dukungan perdamaian.
Pejabat berwenang di Kiev mengatakan, petugas darurat memulihkan listrik ke lebih dari 400.000 rumah tangga di Kiev setelah serangan rudal Moskow merusak jaringan listrik, sementara AS berupaya menengahi perundingan damai.
"Sementara semua orang membahas poin-poin rencana perdamaian, Rusia terus melanjutkan 'rencana perang'-nya yang terdiri dari dua poin: membunuh dan menghancurkan," tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha di X pada hari Sabtu.
Presiden Volodymyr Zelensky menyebutkan, Rusia telah meluncurkan sekitar 36 rudal dan hampir 600 drone dalam serangan tersebut.
Administrasi Militer Kota Kiev mengatakan dua orang tewas dalam serangan di ibu kota Kiev. "Dunia harus tahu bahwa Rusia menargetkan seluruh keluarga," kata kepala administrasi militer Kiev, Tymur Tkachenko.
Satu orang tewas di wilayah sekitar ibu kota, dua orang di wilayah Dnipropetrovsk di tenggara, dan satu orang dalam serangan tengah hari di wilayah Kherson di selatan.
Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko, mengatakan 29 orang terluka di kota itu, seraya menambahkan bahwa puing-puing yang jatuh dari pesawat nirawak Rusia yang dicegat menghantam bangunan-bangunan perumahan. Ia juga mengatakan bahwa bagian barat Kiev telah kehilangan pasokan listrik.
Setelah serangan itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Ukraina, Katarina Mathernova, meragukan minat Rusia yang dinyatakan dalam perjanjian damai.
"Sementara dunia membahas kemungkinan perjanjian damai. Moskow menjawab dengan rudal, bukan diplomasi," kata Mathernova dalam sebuah unggahan di X.***
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar