- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

TOP 3 dunia kemarin adalah negara-negara yang tidak mengakui Palestina. Selain 145 negara mengakui Palestina, banyak pula yang tak mengakui. Tiga di antaranya berasal dari Asia.
Selain itu ada pula berita soal alasan Jerman tak mengakui Palestina serta terakhir dari top 3 dunia adalah Ketua DPR Puan Maharani memuji Presiden Prabowo yang berpidato di pertemuan Perserikatan Bangsa-bangsa di New York. Berikut berita selengkapnya:
1. 3 Negara Asia Tolak Akui Negara Palestina, Salah Satunya Tetangga RI
Kanada, Australia dan Inggris secara resmi mengakui negara Palestina. Ketiga negara yang merupakan sekutu dekat Israel dalam beberapa dekade terakhir ini, berupaya menekan Israel untuk mengakhiri operasinya di Gaza.
Langkah Kanada, Australia dan Inggris itu menambah daftar negara yang mengakui Palestina sebagai negara. Dilansir dari NDTV yang mengutip AFP, sedikitnya 145 negara dari 193 anggota PBB telah mengakui negara Palestina. Beberapa negara lain termasuk Prancis, Belgia, Luksemburg dan Malta diperkirakan akan ikut mengakui selama pertemuan puncak sidang tahunan Perserikatan Bangsa-bangsa di New York yang dimulai Senin, 22 September 2025.
Rusia, bersama semua negara Arab, hampir semua negara Afrika dan Amerika Latin, serta sebagian besar negara Asia termasuk India dan China sudah masuk dalam daftar negara yang mengakui Palestina. Aljazair menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui negara Palestina pada 15 November 1988, beberapa menit setelah mendiang pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat secara sepihak memproklamasikan negara Palestina merdeka.
Selain negara yang mengakui, ada pula yang tidak mengakui Palestina sebagai negara. Di Asia, tiga negara yang tidak mengakui Palestina adalah Korea Selatan, Jepang dan Singapura. Di Afrika, negara yang tidak mengakui adalah Kamerun. Selain itu Panama di Afrika Latin dan negara-negara di Oseania.
Lihat di sini selengkapnya.
2. Jerman Tetap Tak Mau Akui Negara Palestina, Mengapa?
Jerman kembali menegaskan bahwa mereka tidak akan mengakui negara Palestina hingga Israel dan Palestina merundingkan solusi dua negara. Komentar itu muncul menjelang sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dilansir dari Al Arabiya.
Dalam sidang PBB tersebut, Prancis diperkirakan menjadi negara terbaru yang mengakui Palestina. Sebelumnya Australia, Inggris, Kanada, dan Portugal, telah mengakui Palestina sebagai negara.
Pengakuan tersebut ditujukan untuk menambah tekanan terhadap Israel atas operasinya di Gaza, yang telah menewaskan puluhan ribu orang. Agresi tersebut menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza dan menuai kecaman keras dari sekutu Israel.
Pemerintah Israel mengatakan pengakuan terhadap negara Palestina merupakan penghargaan bagi Hamas dan serangannya terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.
Saat bertolak ke PBB di New York, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul mengatakan bahwa solusi dua negara yang dinegosiasikan adalah jalan yang dapat memungkinkan warga Israel dan Palestina hidup dalam damai, aman, dan bermartabat.
Baca di sini selengkapnya.
3. Puan Puji Pidato Prabowo di PBB: Momen yang Ditunggu dalam 10 Tahun
Ketua DPR RI Puan Maharani turut berkomentar soal pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB yang akan digelar di New York, Amerika Serikat, pada Selasa, 23 September 2025. Ia mengatakan pidato Prabowo tersebut bakal menjadi momen yang ditunggu-tunggu dalam 10 ahun terakhir.
Menurut Puan, selama 10 tahun terakhir, tidak ada Presiden Republik Indonesia yang hadir di Sidang Umum PBB. Dia pun menilai bahwa hal itu akan membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Kami mengharapkan pidato Presiden Prabowo nantinya akan bisa membawa suasana segar yang membanggakan," kata Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 22 September 2025.
Menurut dia, bakal banyak hal yang disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam pidato itu. Kemungkinan Prabowo akan berbicara soal isu kemanusiaan yang menimpa Palestina. "Mungkin salah satunya yaitu terkait dengan isu Palestina, saya juga belum tahu apa yang akan beliau sampaikan," kata Puan, dilansir dari Antara.
Prabowo akan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Selasa, 23 September 2025 pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB.
Selengkapnya lihat di sini.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar