- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

menggapaiasa.com - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar memastikan hasil survei kepuasan pelaksanaan haji 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional objektif dan bukan pesanan. Hasil survei BPS menunjukkan kenaikan angka kepuasan pelaksanaan haji 2025 dibanding tahun lalu sebesar 0,26 poin menjadi 88,46 poin.
"Saya juga suka hobinya meneliti ya, apa metodologi yang ditampilkan tadi itu adalah sangat-sangat standar ya, sangat menurut syarat lah. Jadi bukan survei abal-abal, bukan pesanan. Itu sangat objektif, ya," ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/9).
Buktinya, ia menyebut bahwa sebelumnya pun telah menerima survei dari selain BPS atau Non-Governmental Organization (NGO) terkait survei kepuasan pelaksanaan haji 2025. Hasilnya tak berbeda jauh dengan BPS.
"Sama tingkat kekuasaan jamaahnya pun juga meningkat, jadi hampir sama dengan yang ditemukan BPS," ucapnya.
Oleh karena itu, Nasaruddin berharap ke depan pengelolaan pelaksanaan ibadah haji di bawah kementerian khusus yang kini telah disahkan akan dapat berjalan lebih baik dari tahun 2025.
"Karena ini sudah berkonsentrasi penuh hanya untuk mengurus haji dan umrah," pungkasnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil survei kepuasan jemaah haji Indonesia tahun 2025 yang mencapai 88,46 poin atau sangat memuaskan. Hasil ini naik 0,26 poin dibandingkan 2024.
Survei ini melibatkan 14.400 sampel yang diambil BPS dari total 221.000 jemaah haji Indonesia tahun ini yang secara metodologi telah merepresentasikan jumlah populasi jemaah haji.
"Hasil survei kepuasan tahun 2025 mencapai 88,46 poin, meningkat dibandingkan 2024 sebesar 0,26 poin,” ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Rabu (10/9).
Berdasarkan daerah kerja, tingkat kepuasan tertinggi tercatat di bandara dengan nilai indeks 91,48 atau naik 0,92 poin. Peningkatan juga terlihat di Madinah dan Armuzna (Mina), masing-masing naik 0,65 poin dan 0,92 poin. Sementara itu, daerah kerja Makkah justru turun 0,66 poin.
Dari sisi layanan, survei BPS menilai sepuluh aspek utama, mulai dari transportasi bus salawat, bus antar-kota, layanan petugas haji, ibadah, konsumsi, hingga akomodasi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar