- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
KORAN-PIKIRAN RAKYAT – Keterwakilan legislator di parlemen Jawa Barat saat ini masih jomplang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Jabar yang mencapai lebih dari 50 juta jiwa. Diketahui, saat ini, jumlah anggota DPRD Jabar sebanyak 120 orang. Jumlah tersebut sama dengan provinsi lain yang jumlah penduduknya lebih sedikit dari Jabar. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Jabar Ahmad Nur Hidayat mengatakan, jumlah ideal keterwakilan di parlemen daerah lebih dari 120 dengan pertimbangan populasi, dinamika politik nasional, jumlah pemilih, keterwakilan legislatif, dan arah kebijakan publik.
"Ketika ditelaah dari sisi representasi politik di tingkat legislatif daerah, terdapat persoalan serius yang patut menjadi perhatian, jumlah kursi DPRD Jawa Barat saat ini hanya 120 kursi," ucapnya Senin 22 September 2025.
Secara matematis, hal ini menghasilkan rasio keterwakilan sebesar ±422.991 jiwa per 1 kursi DPRD. Angka ini merupakan yang tertinggi di Indonesia.
Perbandingannya, Jawa Timur berpenduduk ±42 juta jiwa juga 120 kursi (rasio 350.741 jiwa per kursi). Jawa Tengah penduduk ±38,2 juta jiwa juga 120 kursi (rasio 318.333) jiwa per kursi). DKI Jakarta penduduk ±10,6 juta jiwa ada 106 kursi (rasio 100.735 jiwa per kursi).
"Kondisi ini menunjukkan beban representasi anggota DPRD Jawa Barat jauh lebih besar dibandingkan provinsi lain. Dengan kata lain, setiap anggota DPRD Jawa Barat harus menampung aspirasi hampir setengah juta penduduk yang jelas tidak sebanding dengan kapasitas representasi ideal legislatif," ungkap Ahmad.
Sejumlah skenario bisa jadi opsi, pertama tetap 120 kursi dengan risiko apatisme dan delegitimasi. Kedua moderate fix (naik 20 kursi jadi 140 kursi) rasio turun signifikan, biaya dan resistensi politik moderat. Ketiga high fix (naik 40 kursi jadi 160 kursi), merupakan rasio ideal, tapi biaya dan resistensi tinggi. "Pilihan kedua rekomendasi utama," ucapnya.***
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar