- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
menggapaiasa.com , Jakarta - Paris Saint-Germain ( PSG ) berhasil menjuarai Liga Prancis Pada tanggal 5 April 2025, setelah menundukkan Angers dengan angka 1-0 pada laga minggu ke-28 yang berlangsung di Stadion Parc des Princes, Paris, mereka memperoleh gelar juara ke-13 di turnamen tersebut.
Secara teori, hasil seri sudah cukup bagi skuad yang dilatih oleh Luis Enrique untuk mengamankan posisi juara, namun prestasi pemain muda bernama Desire Doue memberi rasa manis tambahan dengan mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan ini di menit kelima puluh lima melawan Angers.
Le Parisien menduduki posisi teratas klasemen dengan mengumpulkan 74 poin, unggul 24 poin dari tim peringkat kedua AS Monaco yang baru bertanding pada minggu ke-28 dan memiliki jadwal sedikit tertunda, sesuai dengan informasi resmi Liga Prancis.
Inilah kali ketiga berturut-turut PSG meraih gelar Ligue 1 Prancis, serta gelar kesebelas mereka dalam kurun waktu 13 tahun belakangan. Ini pun menunjukkan penguasaan PSG atas kompetisi lokal sejak kedatangan Qatar Sports Investments pada tahun 2011.
Secara keseluruhan, PSG memegang 13 titel Ligue 1. Ini menjadikan jumlahnya tiga trofi lebih unggul daripada Saint-Étienne, tim terbaik kedua dalam sejarah kompetisi ini dengan koleksi sepuluh juara. Namun, Saint-Étienne belum meraih gelar liga lagi sejak tahun 1981.
Marseille mempunyai sembilan juara liga Prancis, sementara Nantes dan AS Monaco setiap timnya telah meraih delapan gelar liga Prancis.
Walau begitu, PSG tetap mempunyai ambisi lain di kompetisi Ligue 1. Prestasi tersebut bakal menjadikan keberhasilan meraih trofi musim ini semakin mencolok bila dibandingkan dengan kemenangan-kemenangan sebelumnya dalam hal gelar liga.
Setelah mengikuti 28 laga, PSG belum tertumbuk oleh kekalahan, meraih 23 kemenangan serta lima hasil seri. Tim ini tengah dalam perjalanan menuju gelar juara Ligue 1 tanpa sejatinya menderita satu kegagalan gotong royong.
Tim terdekat dengan prestasi tersebut adalah Nantes, yang belum terkalahkan dalam 32 laga sebelum akhirnya menelan kekalahan sekali saja di perjalanan mereka menuju juara Liga Prancis pada musim 1994/1995.
Patung Nantes tersebut diperoleh ketika tim-tim yang berpartisipasi di Liga Prancis masih mengikuti total 38 laga dalam satu musim. Sementara Paris Saint-Germain (PSG) hanya akan bertaruh dalam 34 pertandingan musiman ini, karena Liga Prancis telah mengecilkan jumlah pesertanya dari 20 klub menjadi 18 klub.
Kejelasan dalam menyegel gelar juara Liga Prancis pun membuka peluang bagi PSG guna merencanakan persiapan yang lebih baik menuju laga perdana babak delapan besar Liga Champions melawan Aston Villa pada hari Rabu (10/4), sesuai dengan zona waktu lokal.
Lebih lanjut, PSG telah diberikan izin oleh Ligue 1 untuk mengundurkan pertandingan pekan ke-29 melawan Nantes agar tim ibukota tersebut memiliki waktu bagi para pemainnya untuk pulih sebelum dan sesudah kedua leg perempatfinal Liga Champions lawan Aston Villa.
PSG baru bermain kembali di Liga Prancis pada tanggal 19 April saat menghadapi tim papan bawah Le Havre.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar