pada tanggal
BERITA DAN INFORMASI
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

JAKARTA, menggapaiasa.com - Libur akhir tahun identik dengan waktu berkumpul keluarga. Namun di Jakarta, mencari aktivitas yang nyaman sering kali tidak mudah. Pusat perbelanjaan penuh sesak, arena bermain dipadati antrean, dan anak-anak cepat kehilangan minat.
Belakangan, ruang imersif mulai menjadi opsi yang dilirik banyak keluarga. Menggabungkan visual digital, tata suara, dan elemen interaktif, ruang-ruang ini menawarkan pengalaman yang membuat anak-anak aktif bereksplorasi, namun tetap punya nilai edukasi.
Berikut 5 ruang imersif di Jakarta yang bisa jadi pilihan tempat menikmati libur tahun baru bersama keluarga.
1. Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki
Perpustakaan Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki kini tampil jauh dari kesan konvensional. Selain koleksi buku, tersedia ruang berbasis teknologi dengan layar digital, proyeksi cahaya, hingga instalasi interaktif.
Salah satu area favorit anak-anak adalah Dreambook, tempat di mana cerita disajikan lewat animasi digital yang bisa disentuh langsung.
Ada juga Smart Wall Interactive untuk bermain sambil belajar, serta ruang imersif 360 derajat dengan visual yang mengelilingi ruangan. Anak-anak betah berlama-lama, tanpa merasa sedang belajar.
Seluruh fasilitas dapat dinikmati gratis, namun pengunjung wajib melakukan reservasi karena kuota dibatasi per sesi.
Alamat:
2. Museum Nasional Indonesia
Museum Nasional Indonesia menghadirkan pendekatan baru dalam menyampaikan sejarah dan budaya Nusantara. Lewat ruang imersif, cerita tentang peradaban Indonesia dirangkum dalam format audiovisual yang singkat dan dinamis.
Pengunjung cukup duduk dan menikmati alur cerita tanpa harus membaca panel panjang. Metode ini membuat anak-anak lebih mudah memahami konteks sejarah, sementara orang tua bisa menikmati narasi tanpa perlu banyak penjelasan tambahan.
Usai dari ruang imersif, tersedia ruang anak gratis dengan berbagai permainan edukatif.
3. Museum Wayang, Kota Tua
Bagi keluarga yang ingin mengenalkan budaya sejak dini, Museum Wayang di Kota Tua menawarkan pengalaman yang lebih hidup.
Di ruang imersifnya, kisah pewayangan disampaikan melalui proyeksi visual, tata cahaya, dan suara yang saling berpadu.
Cerita menjadi lebih mudah diikuti, terutama untuk anak-anak yang baru mengenal dunia wayang. Pengunjung tak sekadar melihat koleksi, tetapi diajak mengikuti alur cerita dalam suasana yang terasa nyata.
Nilai budayanya tetap kuat, namun disampaikan dengan cara yang lebih ringan.
4. Avatar: Fire and Ash, Senayan City
Untuk keluarga yang mencari pengalaman imersif bernuansa hiburan, instalasi Avatar: Fire and Ash di Senayan City bisa menjadi pilihan.
Area ini menyajikan visual berskala besar, permainan cahaya, dan atmosfer sinematik yang membawa pengunjung masuk ke dunia fantasi.
Selama libur akhir tahun, instalasi ini cukup ramai. Pengunjung bisa memilih tiket reguler gratis atau jalur cepat dengan menunjukkan bukti pembelian tiket film Avatar: Fire and Ash, sehingga waktu kunjungan lebih fleksibel.
5. Sumarecon Discovery Experience, Kelapa Gading
Ruang imersif di La Piazza, Sumarecon Mall Kelapa Gading dirancang dengan sistem kunjungan per sesi. Visual interaktif disusun mengikuti alur tertentu, sehingga suasana tetap nyaman dan tidak terlalu padat.
Pengunjung wajib melakukan pendaftaran daring terlebih dahulu untuk mengatur jumlah pengunjung harian. Dengan sistem ini, pengalaman di dalam ruang bisa dinikmati lebih leluasa dan teratur.
Komentar
Posting Komentar