pada tanggal
BERITA DAN INFORMASI
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kunjungan ini merupakan bagian dari peningkatan kehadiran Angkatan Bersenjata Denmark di Greenland dan latihan militer besar Arctic Light.
+ Trident-II D5: uji coba rudal nuklir terekam dekat Puerto Rico
Di pangkalan Amerika, komandan detasemen jet tempur Denmark disambut oleh wakil komandan instalasi, yang, menggantikan komandan pangkalan, menawarkan kopi, biskuit, dan sesi pengarahan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan sejarah panjang dan kokoh kerja sama antara angkatan bersenjata Denmark dan Amerika Serikat.
Operasi F-16 di Pituffik merupakan bagian dari upaya pemerintah Denmark untuk meningkatkan kehadiran militernya di Arktik, sebuah wilayah dengan relevansi geopolitik yang semakin meningkat. Pangkalan paling utara ini dianggap strategis baik bagi Denmark maupun AS, karena menjadi titik penting untuk operasi dekat Kutub Utara, bersama dengan Station Nord.
Bekas Pangkalan Thule pernah menampung sekitar 10.000 tentara dan staf pada tahun 1950-an. Saat ini, jumlahnya lebih dekat ke 600 orang, dengan sekitar 150 tentara Amerika dan sisanya pekerja sipil yang berasal terutama dari Greenland, Denmark, dan AS.
Seperti pada penerbangan lainnya di Greenland, jet tempur F-16 Denmark didampingi oleh pesawat Challenger dari Luftgruppe Vest dan pesawat tanker Prancis jenis Multi Role Tanker Transport (MRTT), yang digunakan untuk pengisian bahan bakar di udara.
Dengan latihan ini, Denmark menegaskan kembali posisinya sebagai mitra strategis AS dan memperkuat kehadiran militernya di Arktik, pada saat wilayah ini semakin mendapat sorotan di panggung internasional.
Sumber dan gambar: Forsvaret.dk. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
Komentar
Posting Komentar