Egon Irawan: Pilot Smart Air yang gugur ditembak KKB di Boven Digoel, punya hobi koleksi motor tua

Ringkasan Berita:
- Kapten Egon Irawan, pilot Smart Cakrawala Aviation, gugur setelah ditembak KKB di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Rabu (11/2/2026)
- .Lulusan Civil Flying School Melbourne ini tewas saat membawa 13 penumpang dari Tanah Merah.
- Selain dikenal sebagai pilot andal, sosok ayah yang tinggal di Jakarta ini merupakan pencinta otomotif klasik. Polisi kini tengah memburu pelaku penyerangan tersebut.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, BOVEN DIGOEL - Langit Papua Selatan berselimut duka setelah deru mesin pesawat Smart Cakrawala Aviation terhenti oleh rentetan tembakan di Bandara Koroway Batu.
Ya, Kapten Egon Irawan gugur dalam tugas saat menjalankan misi kemanusiaan mengantar warga di Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).
Insiden tragis ini bermula ketika pesawat yang mengangkut 13 penumpang tersebut lepas landas dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT.
Pesawat yang akrab dengan medan Papua itu menyentuh landasan pacu Bandara Koroway Batu (Danowage) pada pukul 11.05 WIT sebelum kelompok kriminal bersenjata (KKB) melepaskan tembakan mengerikan.
Alhasil, Capten Egon Irawan bersama Copilot Capt Baskoro meninggal dunia karena tembakan KKB.
Sosok Pilot Berpengalaman Lulusan Australia
Capt Egon Irawan bukan sekadar penerbang biasa di pedalaman Papua.
Hasil penelusuan Tribun pria yang berdomisili di Jakarta ini merupakan jebolan Civil Flying School Melbourne, Australia.
Predikat pendidikan penerbang internasional tersebut membentuk karakternya menjadi pilot yang tangguh dan sangat memahami medan sulit di wilayah timur Indonesia.
Di balik seragam pilotnya, Egon adalah seorang ayah dan suami yang hangat bagi keluarganya.
Melalui jejak digital di akun media sosial pribadinya, ia sering membagikan momen kedekatan bersama anak dan istrinya di tengah kesibukan terbang antar-distrik di Papua.
Dedikasinya terhadap profesi terlihat dari unggahan terakhirnya yang menampilkan panorama indah sekaligus menantang dari balik kokpit pesawat di wilayah Papua.
Pribadi Humoris dan Pencinta Otomotif Klasik
Tak hanya piawai mengemudikan pesawat, Capt Egon dikenal memiliki selera estetika yang tinggi terhadap kendaraan antik.
Ia kerap mengunggah koleksi mobil dan sepeda motor tua yang ia rawat dengan penuh ketelatenan.
Hobi ini mencerminkan sosok yang tenang, teliti, dan menghargai nilai-nilai sejarah di luar rutinitas profesionalnya yang penuh risiko.
Sementara itu Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan penembakan pada pukul 11.00 WIT.
Tim kepolisian langsung melakukan koordinasi darurat dengan otoritas Bandara Tanah Merah untuk memetakan lokasi penyerangan.
Berdasarkan data manifest, seluruh penumpang dilaporkan selamat namun mengalami trauma berat akibat peristiwa tersebut.
Namun, nasib nahas menimpa pilot dan kopilot yang sempat berusaha menyelamatkan diri ke rimbunnya hutan.
Keduanya diduga tertangkap oleh kelompok bersenjata saat mencoba mencari perlindungan di sekitar area operasional.
“Kami mendapat informasi pesawat Smart Air ditembak saat proses landing,” ujar Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam.
Polres Boven Digoel mengungkapkan fakta memilukan terkait penemuan jenazah kedua kru pesawat beberapa jam setelah kejadian.
Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar Bandara Rauway setelah dibawa paksa oleh para pelaku.
Polisi menduga kelompok bersenjata tersebut mengeksekusi korban secara sengaja untuk menciptakan teror di wilayah Boven Digoel.
Aparat keamanan kini menetapkan status siaga guna melindungi akses bandara dari ancaman susulan.
Kepergian Capt Egon meninggalkan lubang besar bagi dunia penerbangan perintis di Indonesia.
Ia adalah pahlawan transportasi yang menghubungkan daerah-daerah terisolasi demi keberlangsungan hidup masyarakat lokal.
Keberaniannya menerjang cuaca ekstrem dan risiko keamanan di Papua akan selalu dikenang oleh rekan sejawat maupun warga yang pernah ia layani. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Sosok Kapten Egon Erawan Tewas Ditembak di Boven Digoel Papua Selatan, Pilot Pesawat Smart Air
Posting Komentar untuk "Egon Irawan: Pilot Smart Air yang gugur ditembak KKB di Boven Digoel, punya hobi koleksi motor tua"
Posting Komentar