Trauma banjir Zarkasi belum pulih, Tanggul Kali Bodri Kendal kini terkikis longsor - MENGGAPAI ASA

Trauma banjir Zarkasi belum pulih, Tanggul Kali Bodri Kendal kini terkikis longsor

Trauma banjir Zarkasi belum pulih, Tanggul Kali Bodri Kendal kini terkikis longsor

menggapaiasa.com, KENDAL- Tepat dua tahun lalu, Zarkasi masih menyimpan trauma atas banjir akibat jebolnya dua tanggul Kali Bodri di Kecamatan Patebon Kendal pada awal 2024.

Jebolnya tanggul itu membuat ribuan rumah terendam dengan ketinggian 2 meter, dan menyisakan trauma mendalam yang belum sepenuhnya pulih.

Dua tahun berlalu, bayang-bayang banjir masih terngiang dalam kepala Zarkasi.

Tepat di sebelah selatan titik tanggul di Desa Lanji Patebon yang jebol, muncul titik tanggul baru yang mulai kritis.

Tanggul darurat yang dibangun menggunakan trucuk bambu berisi karung tanah, mulai tergerus longsor imbas debit air hujan di Kali Bodri yang cukup tinggi.

Aliran air, menyeret material tanah dan membuat tanggul sepanjang 30 meter itu mengalami longsor.

"Sebenarnya pas tahun kemarin banjir itu, tanggulnya juga sudah kritis.

Tapi longsor tambah parah ya pas hujan deras-derasnya saat Januari ini," kata Kepala Desa Lanji itu saat dihubungi, Kamis (22/1/2026).

Zarkasi menuturkan, titik tanggul yang kritis itu hanya berjarak sekitar 5 meter dari perumahan warga. 

Dia khawatir jika tanggul tak segera diperbaiki, bukan tak mungkin kejadian setahun lalu terulang kembali.

"Tahun kemarin itu kejadiannya tanggal 21 Januari, ini tepat setahun kejadiannya.

Tentunya warga masih sangat khawatir dan was-was, masih trauma," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah mengajukan perbaikan tanggul darurat.

Ia berharap, perbaikan bisa segera dilakukan mengingat intensitas hujan di Kabupaten Kendal mulai tinggi.

"Kami sudah ajukan ke DPUPR, BPBD sama PSDA. Semoga segera ditangani, jadi kalau di wilayah Singorojo hujan deras pasti di Kali Bodri debit airnya tinggi, mintik-mintik," terangnya.

Terpisah, Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan terdapat tanggul lain di aliran Kali Bodri di Desa Sembung Kecamatan Cepiring yang juga membutuhkan penanganan darurat.

Namun, tak menutup kemungkinan ada tanggul yang kritis lain di wilayah yang berada di sekitar Kali Bodri.

"Ada dua titik yang di Kali Bodri selatan, untuk yang sebelah utara tepatnya di Desa Kumpulrejo Patebon kayaknya belum.

Tapi tadi sudah ada permintaan untuk pemasangan karung tanah sebagai tanggul darurat," paparnya.

Iwan menerangkan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jateng untuk penanganan tanggul menggunakan alokasi dana Bantuan Tidak Terduga (BTT).

"Kami juga sudah cek lokasi tanggul, memang itu butuh penanganan. Status tanggul di lapangan sudah awas," sambungnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kendal, Sudaryanto menuturkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pusdataru maupun Pemprov Jateng untuk berkolaborasi dalam penanganan tanggul kritis tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi untuk penanganannya," ujarnya.

Selain di tanggul Kali Bodri, pihaknya juga akan melakukan penanganan di Kali Waridin yang mengakibatkan banjir di Kecamatan Brangsond dan Kaliwungu.

Selain itu, tanggul di Sungai Blukar juga tak luput dari rencana penanganan.

"Termasuk juga yang di Kali Waridin itu, itu kan ada yang terkikis tanggulnya karena banjir kemarin," tandasnya. (ags)   

Posting Komentar untuk "Trauma banjir Zarkasi belum pulih, Tanggul Kali Bodri Kendal kini terkikis longsor"