Presiden Chile kecam pernyataan Trump soal Venezuela: "Hari ini Venezuela, besok bisa negara lain"
PR JATENG - Presiden Chile Gabriel Boric melontarkan kritik keras terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut AS akan mengendalikan Venezuela demi menjamin apa yang disebut sebagai “transisi demokratis”. Pernyataan tersebut disampaikan Boric dalam konferensi pers dari Istana La Moneda, Santiago, Chile, dengan didampingi para menterinya, menyusul kabar penahanan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.
Boric menilai pernyataan Trump berpotensi membuka ruang pembenaran bagi intervensi asing terhadap kedaulatan negara lain.
Ia menegaskan bahwa narasi semacam itu tidak hanya berbahaya bagi Venezuela, tetapi juga bagi negara-negara lain di kawasan Amerika Latin.
“Hari ini Venezuela, tetapi besok bisa negara mana pun,” tegas Boric dalam pernyataannya dikutip dari Radio Infinita.cl, hari Minggu 4 Januari 2026.
Lebih lanjut, Boric menyoroti ancaman pengelolaan sumber daya alam Venezuela secara sepihak oleh kekuatan eksternal.
Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip keutuhan wilayah dan dapat mengganggu stabilitas kawasan secara keseluruhan.
“Kedaulatan bukan sekadar formalitas. Kedaulatan adalah jaminan esensial yang melindungi negara-negara dari kehendak eksternal, dari kesewenang-wenangan, dan dari hukum siapa yang paling kuat,” ujar Boric.
Ia menambahkan bahwa penguasaan sepihak atas sumber daya alam atau sumber daya strategis suatu negara oleh pihak luar tidak hanya mengancam keamanan nasional, tetapi juga membahayakan kedaulatan dan stabilitas regional.***
Posting Komentar untuk "Presiden Chile kecam pernyataan Trump soal Venezuela: "Hari ini Venezuela, besok bisa negara lain""
Posting Komentar