Pembangunan infrastruktur mendominasi usulan warga dalam musrenbang kecamatan 2026 Jakarta Timur - MENGGAPAI ASA

Pembangunan infrastruktur mendominasi usulan warga dalam musrenbang kecamatan 2026 Jakarta Timur

menggapaiasa.com - Pembangunan infrastruktur menjadi poin utama dalam berbagai usulan masyarakat saat Sidang Pleno Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan tahun 2026 di wilayah Jakarta Timur. Berbagai kebutuhan fisik yang mendukung kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama usulan yang diajukan.

 

"Dalam Musrenbang Kecamatan 2026 ini terdapat beberapa usulan warga seperti pembangunan turap, pembangunan sekolah, pembangunan Puskesmas," ungkap Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, kemarin (21/1). 

 

Kegiatan Musrenbang yang melibatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur memiliki tujuan khusus untuk mendengar dan mendokumentasikan segala usulan dari masyarakat sesuai dengan kebutuhan di setiap wilayah. Usulan yang masuk mencakup tiga kategori utama, yaitu usulan fisik atau infrastruktur, usulan barang, dan usulan bidang sosial.

"Setelah proses pertemuan Musrenbang selesai, seluruh usulan yang terkumpul akan ditindaklanjuti ke tingkat provinsi dengan harapan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga tidak muncul kembali di tahun mendatang, " terangnya. 

 

Sebelum pelaksanaan Musrenbang kecamatan, telah dilakukan tahapan "Rembuk RW" yang kemudian dipaparkan oleh setiap camat dalam sesi pembukaan sidang pleno Musrenbang. Dari seluruh usulan yang dipaparkan para camat, jenis usulan yang paling banyak diajukan adalah terkait perbaikan jalan, pembangunan turap kali, pelebaran saluran air, serta pembangunan ulang sekolah dan Puskesmas yang sudah tidak layak digunakan.

 

"Ada juga pembangunan Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) yang memang dibutuhkan oleh para pemuda untuk aktivitas di wilayah," ujarnya. 

 

Diketahui, selain usulan dari masyarakat Jakarta Timur, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyoroti sejumlah isu strategis yang perlu menjadi fokus masing-masing wilayah di Provinsi DKI Jakarta. Di Jakarta Pusat, arah kebijakan difokuskan pada pertumbuhan jasa keuangan dan bisnis, pengembangan pusat riset kesehatan global, serta peningkatan produktivitas perdagangan. 

Misalnya, untuk Jakarta Utara, perhatian diberikan pada pengembangan destinasi wisata pesisir dan budaya, serta peningkatan akses dan konektivitas menuju Kepulauan Seribu.

 

Di Jakarta Barat, fokus pengembangan ditujukan pada ekonomi bisnis pergudangan dan logistik, fasilitas penunjang pendidikan tinggi, serta pemajuan aspek sosial budaya untuk mendukung pariwisata.

Sementara itu, Jakarta Selatan difokuskan pada pembangunan yang meningkatkan produktivitas bisnis berinvestasi tinggi, pengembangan pusat retail dan inovasi bisnis, ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas serapan air dan pengendalian kualitas udara.

 

Bagi Jakarta Timur, Gubernur mengarahkan agar fokus pada empat bidang utama, yaitu pengembangan bisnis pergudangan dan logistik, peningkatan produktivitas industri 4.0 serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan integrasi dan konektivitas transportasi publik, serta optimalisasi ketahanan pangan. Sedangkan untuk Kepulauan Seribu, pembangunan difokuskan pada pengembangan wisata perairan pesisir, lumbung pangan, dan peningkatan ekonomi biru. 

Posting Komentar untuk "Pembangunan infrastruktur mendominasi usulan warga dalam musrenbang kecamatan 2026 Jakarta Timur"