Internet rumah berbasis fiber optic kian diminati, menjangkau hunian hingga usaha kecil - MENGGAPAI ASA

Internet rumah berbasis fiber optic kian diminati, menjangkau hunian hingga usaha kecil

Internet rumah berbasis fiber optic kian diminati, menjangkau hunian hingga usaha kecil

menggapaiasa.com - Pertumbuhan aktivitas digital di tingkat rumah tangga mendorong meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap layanan internet. Koneksi tidak lagi sekadar digunakan untuk hiburan, tetapi juga menopang kegiatan produktif seperti pekerjaan jarak jauh, pendidikan daring, dan operasional usaha kecil.

Kondisi ini menempatkan kualitas teknologi jaringan sebagai elemen krusial dalam menentukan pengalaman internet di lingkungan hunian dan tempat usaha.

Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah fiber optic. Teknologi ini memanfaatkan serat kaca atau plastik untuk mengirimkan data dalam bentuk cahaya.

Dibandingkan jaringan berbasis tembaga, fiber optic mampu menghadirkan kecepatan lebih tinggi, latensi rendah, serta stabilitas yang lebih konsisten, terutama saat digunakan secara bersamaan oleh banyak perangkat.

Dalam praktiknya, layanan internet rumah tidak hanya ditentukan oleh kecepatan unduh dan unggah. Standar layanan, sistem pemantauan jaringan, serta kemampuan penyedia layanan dalam menyesuaikan kebutuhan pengguna juga menjadi pembeda.

Hal ini penting, terutama untuk segmen hunian padat seperti kos dan apartemen, serta pelaku usaha kecil yang membutuhkan koneksi andal tanpa konfigurasi rumit.

Di tengah kebutuhan tersebut, COMET hadir sebagai brand internet rumah yang mengandalkan teknologi fiber optic penuh. Layanan ini berada di bawah PT Solusindo Bintang Pratama, perusahaan penyedia jasa internet yang telah beroperasi sejak 2005. COMET dirancang menggunakan jaringan fiber optic end-to-end untuk menjaga kestabilan koneksi, baik untuk penggunaan harian di rumah maupun aktivitas produktif skala kecil.

Standar layanan menjadi salah satu fokus PT Solusindo Bintang Pratama dalam mengembangkan COMET. Infrastruktur jaringan dipantau secara aktif selama 24 jam, dengan dukungan teknis yang disiapkan untuk merespons gangguan secara cepat. Pendekatan ini bertujuan menjaga kualitas koneksi tetap konsisten, bukan hanya pada jam normal, tetapi juga pada waktu penggunaan puncak.

Segmentasi layanan COMET mencakup perumahan, kos, apartemen, hingga UMKM. Untuk hunian bersama seperti kos dan apartemen, layanan internet dirancang berbasis lokasi agar pengelolaan pengguna lebih terkontrol.

Sementara bagi UMKM, koneksi fiber optic digunakan untuk mendukung operasional digital seperti sistem kasir online, komunikasi pelanggan, dan layanan berbasis cloud tanpa gangguan berarti.

Dari sisi diferensiasi, COMET tidak hanya menawarkan akses internet rumah, tetapi juga pendekatan solusi yang lebih fleksibel.

"Layanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokasi dan jenis pengguna, berbeda dengan layanan internet rumah pada umumnya yang cenderung menggunakan paket seragam. Kepercayaan pelanggan dibangun dari layanan yang stabil, respons cepat, dan komitmen untuk terus berkembang,” jelas  Fran Eko, Head Sales Comet.

Peluncuran COMET pada 2020 menjadi bagian dari transformasi PT Solusindo Bintang Pratama dalam memperluas layanan berbasis fiber optic. Perusahaan melihat bahwa kebutuhan internet rumah dan usaha kecil memerlukan standar layanan yang mendekati segmen bisnis.

“Kami mengembangkan layanan berbasis fiber optic untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang semakin beragam, khususnya di lingkungan hunian dan UMKM,” tambahnya.

Posting Komentar untuk "Internet rumah berbasis fiber optic kian diminati, menjangkau hunian hingga usaha kecil"