Hujan deras dan angin kencang sebabkan banjir di 12 titik Kota Bekasi, 101 KK mengungsi

jabar.menggapaiasa.com, KOTA BEKASI - Hujan deras disertai angin kencang sejak dini hari menyebabkan banjir di 12 titik wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Bencana hidrometeorologi tersebut juga memicu insiden pohon tumbang serta memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Iman S. Gunawan, mengatakan genangan banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama. Genangan mulai terpantau sejak pukul 04.38 WIB.
“Genangan air terjadi di beberapa wilayah dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 100 sentimeter,” kata Iman di Bekasi, Minggu (18/1).
Ia menjelaskan, 12 titik banjir tersebut tersebar di lima kecamatan, dengan Kecamatan Medan Satria menjadi wilayah paling terdampak. Di Kelurahan Kali Baru, banjir merendam RT 001, 007, dan 009 RW 003.
Genangan setinggi 40–100 sentimeter juga terjadi di Jalan Rawa Bakti dan menyebabkan satu kepala keluarga mengungsi.
Di Kelurahan Harapan Mulya, banjir mengakibatkan sejumlah kendaraan mogok dan memerlukan bantuan derek sekitar pukul 05.00 WIB.
Sementara itu, di Kelurahan Pejuang, banjir setinggi 40–60 sentimeter merendam sejumlah titik, termasuk Jalan Cempaka Indah.
“Akibat banjir di Kelurahan Pejuang, sebanyak 100 kepala keluarga di RT 017 RW 017 terpaksa mengungsi dan hingga saat ini masih membutuhkan bantuan logistik,” ujar Iman.
BPBD Kota Bekasi juga menerima laporan permohonan evakuasi jenazah di Jalan Cempaka Indah VII RT 006 RW 017 karena akses jalan terputus akibat genangan air. Proses evakuasi tersebut telah berhasil ditangani oleh petugas.
Selain banjir, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang.
Di Kecamatan Bekasi Barat, pohon tumbang terjadi di Kompleks Depnakertrans, Jalan Jenggala I, Kelurahan Jakasampurna, dan telah ditangani oleh petugas.
Insiden serupa juga terjadi di Kelurahan Kali Abang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, yang sempat menutup akses jalan.
Genangan air turut dilaporkan di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung, dengan ketinggian air yang masih dalam proses asesmen.
Di Kecamatan Bekasi Timur, genangan setinggi 20–30 sentimeter merendam Jalan Teratai II, Kelurahan Margahayu.
BPBD juga mengevakuasi seorang warga lanjut usia di Kelurahan Aren Jaya yang terjebak genangan air.
Sementara itu, di Kecamatan Rawalumbu, banjir menggenangi kawasan Pondok Hijau Permai, Kelurahan Pengasinan, dengan ketinggian air mencapai 30–70 sentimeter.
BPBD Kota Bekasi mencatat total 101 kepala keluarga mengungsi, terdiri atas 100 KK di Kelurahan Pejuang dan satu KK di Kelurahan Kali Baru.
Hingga saat ini, petugas BPBD masih melakukan penanganan darurat, evakuasi warga, serta asesmen di sejumlah lokasi terdampak.
Iman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari wilayah yang tergenang banjir.
“Kami mengimbau warga untuk tidak memaksakan kendaraan melintas di jalan yang tergenang, menghindari wilayah rawan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” katanya. (antara/jpnn)
Posting Komentar untuk "Hujan deras dan angin kencang sebabkan banjir di 12 titik Kota Bekasi, 101 KK mengungsi"
Posting Komentar