Dua gol Sesko tak cukup, Manchester United kembali gagal menang

menggapaiasa.com.CO.ID, JAKARTA — Dua gol Benjamin Sesko belum cukup bagi Manchester United untuk meraih hasil maksimal dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Setan Merah kembali terpeleset pada awal era pasca-Ruben Amorim setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Burnley, tim papan bawah Liga Primer, dalam laga yang seharusnya bisa dimenangkan di Turf Moor pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
Dengan Darren Fletcher bertindak sebagai pelatih sementara, United sebenarnya berpeluang naik ke peringkat keempat klasemen. Namun hasil imbang ketiga beruntun justru menyeret mereka turun ke posisi ketujuh dengan 32 poin. Burnley, di sisi lain, tetap terpuruk di peringkat ke-19, delapan poin dari zona aman.
United sempat tampak berada di jalur kemenangan sebelum pemain pengganti Burnley, Jaidon Anthony, memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu untuk mencetak gol penyeimbang pada menit ke-66 lewat tembakan keras dari tepi kotak penalti.
Burnley lebih dulu mengejutkan United pada menit ke-13. Umpan silang Bashir Humphreys membentur bek United Ayden Heaven dan berbelok masuk ke sudut jauh gawang, membuat tuan rumah unggul secara tak terduga.
Sesko kemudian tampil sebagai penyelamat. Penyerang asal Slovenia itu mengakhiri puasa gol sembilan pertandingan pada menit ke-50 setelah menerima umpan matang Bruno Fernandes dan melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dibendung Martin Dubravka.
Kepercayaan diri Sesko kian tumbuh. Sepuluh menit berselang, ia mencetak gol keduanya lewat tendangan voli spektakuler menyambut umpan silang Patrick Dorgu, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk United.
“Ini membantu meningkatkan kepercayaan diri saya, tetapi yang terpenting adalah membantu tim dalam setiap situasi,” kata Sesko kepada BBC. “Ini sulit, tetapi akhirnya saya berhasil dan saya senang bisa membantu tim, ini yang terpenting bagi saya dan sekarang terserah saya dan kita untuk terus seperti itu.”
Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Burnley memaksimalkan satu dari sedikit peluang yang mereka miliki untuk menyamakan kedudukan, sekaligus kembali menyoroti rapuhnya konsentrasi United di momen krusial.
Di sisa pertandingan, United membombardir pertahanan tuan rumah. Mereka mencatatkan 10 tembakan tepat sasaran, berbanding hanya satu milik Burnley, namun penyelesaian akhir kembali menjadi masalah.
Peluang emas datang di menit-menit akhir ketika pemain pengganti berusia 18 tahun, Shea Lacey, melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang. Keberuntungan juga seakan berpihak pada Burnley.
Pada babak pertama, United bahkan dua kali melihat bola disapu dari garis gawang. Sundulan Matheus Cunha hasil umpan Casemiro dihalau Humphreys, sementara upaya Patrick Dorgu yang melewati kiper Dubravka digagalkan Maxime Esteve tepat di garis gawang.
Gol Lisandro Martinez pun dianulir setelah VAR menilai bek Argentina itu melakukan pelanggaran terhadap Kyle Walker dalam proses terjadinya gol, sebuah keputusan yang menambah rasa frustrasi kubu tamu.
“Agak kecewa karena kami tidak memenangkan pertandingan,” kata Fletcher.
“Kami melakukan lebih dari cukup dalam hal peluang, tembakan, bola yang berhasil dihalau dari garis gawang, tidak yakin mengapa gol Martinez dibatalkan.”
“Ketika Anda unggul 2-1, Anda ingin mempertahankan keunggulan, mencetak gol lagi. Kebobolan dan tidak menemukan gol untuk menang 3-2, itu mengecewakan. Upaya sudah ada, aplikasi sudah ada. Saya senang dengan hasil dan level permainan mereka, tetapi saya tahu mereka masih memiliki potensi lebih.”
Satu kabar positif bagi United adalah kembalinya kapten Bruno Fernandes, yang untuk pertama kalinya tampil sebagai starter sejak pulih dari cedera hamstring sebelum Natal. Namun malam di Burnley menegaskan bahwa kebangkitan United masih jauh dari kata tuntas.
Posting Komentar untuk "Dua gol Sesko tak cukup, Manchester United kembali gagal menang"
Posting Komentar