Cuaca ekstrem di Pekalongan, puluhan pohon tumbang dan belasan rumah warga rusak - MENGGAPAI ASA

Cuaca ekstrem di Pekalongan, puluhan pohon tumbang dan belasan rumah warga rusak

Cuaca ekstrem di Pekalongan, puluhan pohon tumbang dan belasan rumah warga rusak

menggapaiasa.com, KAJEN -Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (10/1/2026) sore.

Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan pohon tumbang, tiang listrik ambruk, serta kerusakan pada rumah warga dan fasilitas umum.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Pekalongan, kejadian berlangsung sekira pukul 16.00. Laporan awal diterima BPBD pada pukul 16.18 dan tim langsung diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan penanganan.

Kalakhar BPBD Kabupaten Pekalongan, Agus mengatakan, angin kencang disertai hujan deras menyebabkan gangguan di beberapa kecamatan, terutama akibat pohon tumbang yang menutup akses jalan dan menimpa bangunan.

"Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kesesi, Wonopringgo, Karangdadap, Doro, Sragi, dan Bojong."

"Dampak paling signifikan terjadi di Kecamatan Bojong, khususnya Desa Bukur, dengan total 14 rumah warga mengalami kerusakan," ujar Agus kepada menggapaiasa.com, Minggu (11/1/2026).

Di Kecamatan Kesesi, pohon tumbang dan tiang listrik ambruk dilaporkan terjadi di Desa Karangrejo dan Desa Karyomukti.

Selain itu, atap gedung SMK NU Kesesi mengalami kerusakan, serta tempat parkir RSUD Kesesi ambruk akibat terpaan angin kencang.

Sementara di Kecamatan Wonopringgo, pohon tumbang terjadi di area Pasar Lawas Wonopringgo. Kecamatan Karangdadap juga terdampak dengan beberapa pohon tumbang di Jalan Karangdadap-Talun, Jalan Raya Karangdadap-Doro, serta di Desa Kaligawe.

"Pohon tumbang juga dilaporkan di Jalan Raya Doro-Karangdadap, Desa Bligorejo, Kecamatan Doro, serta di depan SMP Negeri 3 Sragi, Desa Bulaksari."

"Di Kecamatan Bojong, selain pohon tumbang di ruas Jalan Bojong-Wonopringgo, 14 rumah warga di Desa Bukur mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari genting berjatuhan, atap roboh, hingga kanopi dan garasi ambruk."

"Korban jiwa nihil. Alhamdulillah seluruh warga dalam kondisi selamat," katanya.

BPBD Kabupaten Pekalongan bersama unsur terkait melakukan penanganan sejak sore hingga malam hari. Proses evakuasi dan pembersihan material selesai sekira pukul 23.50.

"Seluruh jalur yang sempat tertutup pohon tumbang kini sudah kembali normal. Situasi secara umum aman, lancar, dan kondusif," tambah Agus.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat. (*)

Posting Komentar untuk "Cuaca ekstrem di Pekalongan, puluhan pohon tumbang dan belasan rumah warga rusak"