Update daftar terbaru 39 desa di Pati dilewati proyek jalan tol Demak-Tuban? Simak Kecamatan Gabus

menggapaiasa.com - Rencana pembangunan Jalan Tol Demak–Tuban kembali menjadi sorotan publik. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diproyeksikan melintasi wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan menjadi bagian penting dari jaringan Tol Trans-Jawa jalur utara yang menghubungkan Semarang hingga Gresik.
Berdasarkan rancangan awal, Tol Demak–Tuban sepanjang 180,58 kilometer akan melewati 39 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Pati. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Winong, dengan delapan desa masuk dalam trase awal proyek.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan hingga saat ini belum menerima kepastian resmi terkait waktu pelaksanaan pembangunan. Hal tersebut disebabkan karena trase final jalan tol belum ditetapkan oleh pemerintah pusat, sehingga proses pembebasan lahan belum bisa dilakukan.
Walaupun belum ada kejelasan jadwal, Pemkab Pati tetap mendorong realisasi proyek Tol Demak–Tuban. Jalan tol ini dinilai strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi logistik, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Pantura Jawa.
Keberadaan Tol Demak–Tuban diharapkan mampu mengurai kemacetan di jalur Pantura, memangkas waktu tempuh antarkota, serta menjadi motor penggerak perekonomian Jawa Tengah dan Jawa Timur, khususnya daerah-daerah yang dilalui seperti Kabupaten Pati.
Terhubung dengan Tol Semarang–Demak dan Tuban–Gresik, Secara jaringan, Jalan Tol Demak–Tuban akan menghubungkan: Tol Semarang–Demak di sisi barat, Tol Tuban–Lamongan–Gresik di sisi timur
Dengan demikian, tol ini akan menjadi bagian dari Jalan Tol Lintas Pantai Utara (Pantura) yang menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Mengacu pada data Kementerian PUPR, proyek Tol Demak–Tuban diperkirakan menelan total investasi sebesar Rp 45,71 triliun. Rinciannya sebagai berikut:
- Rp 2,68 triliun untuk pembebasan lahan (porsi pemerintah)
- Rp 32,46 triliun untuk biaya konstruksi yang dikerjakan secara bertahap
Spesifikasi Jalan Tol Demak–Tuban
Jalan tol ini dirancang dengan spesifikasi teknis sebagai berikut:
- 2x2 lajur dalam satu jalur
- Lebar lajur: 2,6 meter
- Bahu dalam: 1,5 meter, bahu luar: 3 meter
- Lebar median (termasuk bahu dalam): 5,5 meter
- Lebar ruang milik jalan (Rumija): minimal 80 meter
- Lebar zona bebas jalan utama: 9 meter
- Jika telah beroperasi penuh, volume lalu lintas diperkirakan mencapai 12.300 kendaraan per hari.
Jadwal Konstruksi Bertahap
Pembangunan Jalan Tol Demak–Tuban direncanakan berlangsung dalam dua tahap:
Tahap I:
Mulai: Kuartal III (Q3) 2024
Selesai: Kuartal II (Q2) 2026
Tahap II:
Mulai: Kuartal I (Q1) 2027
Target rampung: Kuartal IV (Q4) 2028
Jika sesuai rencana awal, sebagian ruas tol ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026.
1. Kecamatan Gabus
Babalan,
Banjarsari,
Gebang,
Gempolsari,
Karaban,
Koripandriyo,
Kosekan
Pantirejo,
Penanggungan,
Plumbungan,
Soko,
Sunggingwarno,
Tanjang,
Wuwur
2. Kecamatan Jaken
Kebonturi,
Mojoluhur,
Sriwedari,
Sumberarum
3. Kecamatan Kayen
Talun
4. Kecamatan Pati
Gajahmati
5. Kecamatan Jakenan
Jakenan,
Jatisari,
Karangrejo Lor,
Mantingan Tengah,
Sidomulyo
6. Kecamatan Pucakwangi
Grogolsari,
Karangrejo,
Plosorejo
7. Kecamatan Winong
Karangkonang,
Kebowan,
Klecoregonang,
Mintorahayu,
Sarimulyo,
Tanggel,
Tawangrejo,
Desa Winong.
8. Kecamatan Sukolilo
Wotan
9. Kecamatan Batangan
Desa Kuniran
Desa Sukoagung
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(menggapaiasa.com)
Posting Komentar untuk "Update daftar terbaru 39 desa di Pati dilewati proyek jalan tol Demak-Tuban? Simak Kecamatan Gabus"
Posting Komentar