Tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga Cimanggu inisiatif buat jembatan darurat dari batang kelapa - MENGGAPAI ASA

Tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga Cimanggu inisiatif buat jembatan darurat dari batang kelapa

Tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga Cimanggu inisiatif buat jembatan darurat dari batang kelapa

menggapaiasa.com, PANDEGLANG - Sejumlah warga Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, berinisiatif membuat jembatan sementara dari batang kelapa. 

Jembatan tersebut diperbaiki warga, setelah sebelumnya ambruk akibat dilalui kendaraan truk pengakut kayu.

Sebagaimana diketahui, jembatan yang menjadi akses penghubung tiga desa di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, ambruk, pada Minggu (7/12/2025). 

Tiga desa itu yakni Desa Tugu, Cibadak dan Rancapinang.

"Warga buat jembatan sementara dari batang kelapa," ujar Nasron, dalam sambungan telepon, Selasa (16/12/2025).

Nasron mengaku, bahwa jembatan ambruk sudah terhitung satu pekan lebih belum diperbaiki oleh pemerintah, sehingga warga membuat jembatan sementara. 

"Kemarin buat jembatan untuk sepeda motor, supaya ada akses warga bisa nyebrang," ujarnya.

Nasron mengatakan, bahwa Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi juga telah datang untuk melihat kondisi lapangan. 

"Pak Wakil Bupati sudah turun ke lapangan mengecek," katanya. 

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPR Pandeglang, Andrian Wisudawan mengaku, pihaknya telah melakukan proses pengiriman bahan material. 

Namun, pengiriman bahan material membutuhkan waktu sekitar dua hari.

"Saat ini proses mobilisasi jembatan dulu, karena itemnya itu banyak," ujarnya. 

Andrian mengatakan, DPUPR mendapatkan pinjaman jembatan bailey atau jembatan besi dari DPUPR Provinsi Banten. 

Akan tetapi DPUPR, minim ketersediaan tenaga ahli yang bisa membuat jembatan bailey.

"Jembatan ini kewenangan kabupaten, cuman kabupaten sendiri kesulitan dari sisi ketersediaan jembatan bailey dan SDM yang bisa merangkai jembatan," katanya

Andrian memastikan, tim teknis untuk membuat jembatan tiba di lokasi pada tanggal 20 Desember.

Terlebih, dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar.

"Iyah mereka terisolir, cuman kita juga gak asal-asalan, kalau kita pasang (jembatan) terus kalau jembatannya rusak, lagi kan nanti malah tambah runyam. Mangkanya perlu tenaga ahli, keterbatasan juga di Pandeglang, jadi bukan rahasia umum, dan kedepan mudah-mudahan bisa lebih cepat lagi kalau ada hal urgent," tandasnya. 

Posting Komentar untuk "Tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga Cimanggu inisiatif buat jembatan darurat dari batang kelapa"