Rudal SIAW baru melangkah tegas menuju integrasi dengan jet tempur generasi kelima
Northrop Grumman, bekerja sama dengan Angkatan Udara Amerika Serikat, baru-baru ini menyelesaikan uji pemisahan Stand-In Attack Weapon (SiAW) dari pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.
Uji coba tersebut dilaksanakan di Pangkalan Angkatan Udara Eglin (Eglin Air Force Base) pada 11 Desember 2025.
Tujuan pengujian ini adalah untuk memvalidasi keselamatan penerbangan dan kinerja aerodinamis SiAW saat dilepaskan dari pesawat, sekaligus menunjukkan kemajuan rudal menuju integrasi dengan platform generasi kelima seperti F-35 Lightning II.
Pemisahan yang aman dari F-16 merupakan tonggak penting bagi program ini dan menegaskan tingkat kematangan desain sistem tersebut.
Menurut Kolonel Gary E. Roos, pemimpin senior material Divisi Senjata Adaptif di Air Force Life Cycle Management Center, pengujian ini bertujuan memberikan validasi kepada Angkatan Udara AS mengenai karakteristik pemisahan senjata yang aman, sekaligus menghasilkan data penting untuk mengoptimalkan kinerjanya. Ia menambahkan bahwa hasil uji tersebut memperkuat kemampuan SiAW dalam memberikan keunggulan kritis bagi prajurit di tengah ancaman yang terus berkembang.
Chuck Johnson, wakil presiden senjata canggih di Northrop Grumman, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan langkah fundamental bagi program SiAW. Dengan data yang diperoleh dari pengujian tersebut, perusahaan akan melanjutkan pengembangan rudal dengan tujuan akhir menghadirkan kemampuan penting bagi angkatan bersenjata. “Pekerjaan kami memastikan Angkatan Udara AS memiliki senjata serangan presisi dengan tingkat kelangsungan hidup tinggi, yang mampu memenuhi kebutuhan misi saat ini dan di masa depan,” ujarnya.
+ Drone Ukraina menghantam Il-38N Angkatan Laut Rusia di pangkalan udara Yeysk, klaim SBU
+ Uji coba berkendara kendaraan amfibi segala medan dilakukan di wilayah paling utara Rusia
Tentang SiAW
Stand-In Attack Weapon adalah rudal udara-ke-darat yang dirancang untuk dengan cepat menyerang dan menetralkan ancaman bernilai tinggi yang sensitif terhadap waktu di lingkungan yang sangat diperebutkan. Sistem ini memperluas daftar sasaran Angkatan Udara AS, termasuk target darat yang dilindungi secara kuat.
Dikembangkan dengan pendekatan rekayasa digital, SiAW mengadopsi antarmuka arsitektur terbuka, yang memungkinkan peningkatan subsistem secara cepat serta integrasi kemampuan baru secara lincah. Rudal ini merupakan bagian dari portofolio luas senjata canggih Northrop Grumman, yang mencakup persenjataan, komponen, rudal, elektronik, dan sistem pencegat.
Sumber dan gambar: Northrop Grumman. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
Posting Komentar untuk "Rudal SIAW baru melangkah tegas menuju integrasi dengan jet tempur generasi kelima"
Posting Komentar