RS Telogorejo Mantapkan Transformasi Layanan Medis Modern: Teknologi Canggih hingga Kampus Riset Baru

PR JATENG - Memasuki usia satu abad, Rumah Sakit Telogorejo menegaskan posisinya sebagai pelopor inovasi layanan kesehatan di Indonesia.
Melalui tema besar “A Century of Caring and a Future of Hope”, rumah sakit ini memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan medis berstandar internasional namun tetap mudah diakses masyarakat luas.
Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo, Ir. Hendro Sutantyo, menegaskan bahwa visi Future of Hope bukan hanya slogan, tetapi peta jalan yang sedang diwujudkan.
“Kami ingin masyarakat tidak perlu pergi ke luar negeri untuk mendapatkan teknologi medis terbaru. Semua kami bangun melalui inovasi, teknologi mutakhir, dan peningkatan kompetensi tenaga medis,” ujarnya.
Satu langkah strategis yang menjadi pondasi transformasi Telogorejo adalah kolaborasi dengan Universitas Telogorejo sebagai pusat riset terapan.
Dengan pendekatan science to service, berbagai penelitian medis dikembangkan untuk menghasilkan layanan yang tidak hanya modern, tetapi juga terbukti secara ilmiah.
Hasil nyata dari kerja sama ini tampak dari implementasi Minimally Invasive Surgery dan bedah robotik lanjutan, yang memungkinkan operasi besar dilakukan dengan sayatan minimal, tingkat nyeri lebih rendah, serta pemulihan jauh lebih cepat.
“Kami ingin operasi besar tidak lagi menakutkan,” tambah Hendro. “Dengan sayatan kecil dan proses pemulihan cepat, pasien bisa segera kembali beraktivitas.”
Precision Medicine dan AI Perkuat Diagnostik Masa Depan
Di tengah meningkatnya kasus degeneratif, RS Telogorejo juga mengembangkan Precision Medicine, yaitu terapi yang disesuaikan dengan profil genetik pasien. Pendekatan ini membuat pengobatan jauh lebih akurat dan efektif.
Tidak berhenti di situ, Telogorejo telah menerapkan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung layanan radiologi dan patologi.
Teknologi AI akan membantu meningkatkan akurasi diagnosa dan mengurangi potensi human error.
Rumah sakit juga menargetkan pencapaian EMRAM Level 7, standar tertinggi dalam digitalisasi rumah sakit, serta pembangunan Hybrid Operating Room untuk penanganan kasus jantung dan saraf kompleks.
Teknologi Canggih untuk Semua: Inklusivitas Jadi Prioritas
Meski berinvestasi besar, Yayasan memastikan teknologi ini tidak eksklusif untuk kalangan tertentu. RS Telogorejo menghadirkan berbagai program sosial seperti:
- 100 Operasi Gratis untuk pasien kurang mampu (bedah jantung, implan koklea, dsb.)
- Robot Rehabilitasi ROMEO untuk membantu pasien pasca-stroke
- Transfer teknologi bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan muda
“Teknologi kami adopsi bukan untuk menjadi eksklusif, tapi inklusif,” tegas Hendro.
Dalam waktu dekat, Universitas Telogorejo akan mengembangkan kampus baru di kawasan Klipang seluas 4,6 hektare.
Kampus ini mengusung konsep Smart Green Campus dengan pusat riset, laboratorium modern, dan ruang kuliah hibrida.
Program studi baru seperti Bisnis Digital dan Kewirausahaan disiapkan untuk melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya ahli secara klinis, tetapi juga menguasai teknologi dan memiliki jiwa socialpreneurship.
Dengan berbagai langkah transformasi ini, RS Telogorejo menegaskan bahwa masa depan kesehatan Indonesia yang lebih modern, inklusif, dan berbasis riset bukan lagi hanya harapan, namun sedang menjadi kenyataan.
“Future of Hope adalah realitas yang bisa dirasakan masyarakat luas,” pungkas Hendro.***
Posting Komentar untuk "RS Telogorejo Mantapkan Transformasi Layanan Medis Modern: Teknologi Canggih hingga Kampus Riset Baru"
Posting Komentar