Pesantren Pegayon dirikan dapur relawan di perbatasan Aceh Utara-Bener Meriah - MENGGAPAI ASA

Pesantren Pegayon dirikan dapur relawan di perbatasan Aceh Utara-Bener Meriah

Pesantren Pegayon dirikan dapur relawan di perbatasan Aceh Utara-Bener Meriah

Laporan Wartawan Tribun Gayo Fikar W Eda | Bener Meriah

menggapaiasa.com, REDELONG- Pondok Pesantren Pegayon yang sebelumnya terisolasi selama kurang lebih dua minggu akibat banjir bandang, kini mulai kembali terbuka aksesnya.

Pesantren Pegayon yang berada di Kampung Buntul Saraine, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, tepat di wilayah perbatasan Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah tersebut juga terdampak cukup parah oleh bencana, termasuk rusaknya:

  • Pipa air pesantren
  • Kabel serta tiang listrik swadaya (bukan jaringan PLN)
  • Mushala Muyang Mersah
  • Kolam ikan
  • Kebun kopi (salah satu sumber ekonomi pesantren)

Hal tersebut disampaikan oleh pimpinan Pesantren Pegayon, Azzam Pegayon kepada menggapaiasa.com, Minggu (21/12/2025).

Meski Terdampak, Pesantren Pegayon Dirikan Dapur Relawan 

Meski berada dalam kondisi terdampak, Pondok Pesantren Pegayon menunjukkan kepedulian dengan ikut ambil bagian mendirikan dapur relawan untuk membantu masyarakat sekitar.

Dapur relawan ini dijalankan bekerja sama dengan Komunitas Dapur Umum/Dapur Kearifan Lokal-Gerakan Perempuan Aceh, yang berada di bawah koordinasi Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen KemenPPPA).

Fokus Penanganan Bencana di Wilayah Perbatasan

Sementara itu, Camat Nisam Antara, Jatanizar saat datang ke Pesantren Pegayon menyampaikan bahwa wilayah perbatasan Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara dan Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, menjadi salah satu fokus penanganan bencana.

Jatanizar juga menyebutkan adanya rekomendasi dari Bupati Aceh Utara untuk memberikan bantuan khusus bagi masyarakat Aceh Utara di kawasan perbatasan yang terdampak banjir bandang.

Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan, di wilayah yang masih sulit dijangkau akibat dampak bencana. (*) 

Posting Komentar untuk "Pesantren Pegayon dirikan dapur relawan di perbatasan Aceh Utara-Bener Meriah"