Milla, pendaki wanita tewas tersambar petir saat mendaki Gunung Merbabu di tengah cuaca ekstrem - MENGGAPAI ASA

Milla, pendaki wanita tewas tersambar petir saat mendaki Gunung Merbabu di tengah cuaca ekstrem

Milla, pendaki wanita tewas tersambar petir saat mendaki Gunung Merbabu di tengah cuaca ekstrem

menggapaiasa.comKejadian tragis menimpa seorang pendaki wanita muda, Mella Irawanti Kusuma (22), yang tewas tersambar petir saat mendaki Gunung Merbabu.

Insiden ini terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, ketika korban sedang menikmati libur Natal dan Tahun Baru.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pendaki untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem di pegunungan.

Identitas Korban: Pendaki Wanita Asal Kalimantan Timur

Korban yang bernama lengkap Mella Irawanti Kusuma merupakan mahasiswi berusia 22 tahun asal Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Ia dikenal sebagai sosok yang menyukai kegiatan alam dan mendaki gunung. Namun, perjalanannya di Gunung Merbabu menjadi pendakian terakhir setelah musibah tragis menimpanya.

Kronologi Kejadian di Jalur Suwanting Gunung Merbabu

Insiden terjadi saat Mella mendaki melalui Jalur Suwanting, yang terletak di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Perjalanan dilakukan bersama rombongan pendaki lainnya pada sore hari, di tengah kondisi cuaca yang mulai memburuk.

Hujan deras, angin kencang, dan petir melanda kawasan tersebut, sehingga meningkatkan risiko bagi para pendaki.

Saat rombongan mendekati salah satu titik di jalur pendakian, petir menyambar dan mengenai Mella.

Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan meskipun bantuan segera diberikan oleh pendaki lain yang berada di lokasi.

Kondisi Cuaca Ekstrem Jadi Penyebab Utama

Cuaca buruk di area Gunung Merbabu menjadi faktor utama terjadinya insiden ini. Hujan deras disertai petir dan angin kencang dilaporkan melanda kawasan pegunungan tersebut pada hari kejadian.

Cuaca ekstrem seperti ini sering kali menjadi tantangan besar bagi para pendaki, terutama mereka yang kurang mempersiapkan diri atau kurang memperhatikan prakiraan cuaca sebelum mendaki.

Proses Evakuasi Jenazah Korban

Evakuasi jenazah Mella dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, relawan, dan pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNG Merbabu).

Proses evakuasi berjalan cukup sulit karena medan yang curam serta cuaca yang masih ekstrem. Namun, berkat kerja keras tim penyelamat, jenazah berhasil dibawa turun dari gunung untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Otoritas terkait juga telah meningkatkan pengawasan di jalur-jalur pendakian Gunung Merbabu untuk menghindari insiden serupa di masa depan. Para pendaki diimbau untuk lebih berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan diri selama berada di kawasan pegunungan.

Kesimpulan

Kejadian tragis yang menimpa Mella Irawanti Kusuma menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pecinta alam agar lebih memperhatikan keselamatan dalam setiap perjalanan mendaki gunung. Cuaca ekstrem adalah salah satu ancaman terbesar di alam liar, sehingga persiapan matang dan kewaspadaan tinggi sangat diperlukan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.***

Posting Komentar untuk "Milla, pendaki wanita tewas tersambar petir saat mendaki Gunung Merbabu di tengah cuaca ekstrem"