Letusan beruntun Semeru: Status siaga berlanjut, zona bahaya diperketat hingga Besuk Kobokan
menggapaiasa.comPada hari Jumat yang dipenuhi aktivitas vulkanik, Gunung Semeru kembali menunjukkan gejala letusan beruntun yang menegaskan kondisinya masih berada dalam fase siaga.
Tidak hanya menjadi perhatian warga sekitar, fenomena ini juga menjadi fokus otoritas kebencanaan yang terus memperbarui langkah mitigasi di kawasan rawan terdampak.
Erupsi sore hari tercatat sebagai aktivitas paling dominan, dengan kolom abu setinggi sekitar 900 meter di atas puncak.
Kolom tersebut tampak tebal, berwarna putih hingga kelabu, dan bergerak ke arah timur laut.
Data seismik menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dengan durasi lebih dari satu menit.
Beberapa jam sebelumnya, sekitar pukul 07.31 WIB, Semeru juga mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 800 meter.
Pergerakan abu teramati condong ke arah timur dan timur laut, disertai amplitudo 17 mm dan durasi 98 detik.
Dua kejadian dalam satu hari ini merefleksikan aktivitas internal gunung yang masih cukup dinamis.
Status Level III (Siaga) tetap dipertahankan, dan PVMBG kembali menekankan batas aman aktivitas masyarakat.
Area sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dinyatakan tertutup untuk segala bentuk kegiatan.
Selain itu, aktivitas di luar radius tersebut juga dibatasi dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena potensi perluasan awan panas serta aliran lahar.
PVMBG juga mengingatkan adanya ancaman lontaran material pijar di radius lima kilometer dari kawah.
Kawasan aliran sungai yang berhulu di puncak gunung termasuk Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat diminta menjadi prioritas kewaspadaan karena berpotensi dilalui guguran dan lahar terutama saat curah hujan meningkat.
Masyarakat di wilayah lereng diminta memperhatikan perubahan kondisi lingkungan, menghindari area lembah aliran sungai, serta terus mengakses informasi dari kanal resmi pengamatan gunung api.
Upaya mitigasi dianggap paling efektif apabila masyarakat mematuhi batasan zona bahaya yang telah ditetapkan.
Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan.
Dengan sinergi antarinstansi dan kedisiplinan masyarakat mengikuti rekomendasi, risiko dampak erupsi diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.***
Posting Komentar untuk "Letusan beruntun Semeru: Status siaga berlanjut, zona bahaya diperketat hingga Besuk Kobokan"
Posting Komentar