Lelang SUN Bakal Digelar Besok (2/12), 9 Seri Ditawarkan ke Investor

menggapaiasa.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan bakal menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (2/12/2025). Target dana yang dihimpun dalam lelang kali ini mencapai Rp23 triliun.

Melansir laman resmi DJPPR, pemerintah bakal menggelar lelang terhadap sembilan seri SUN. Tiga dari sembilan seri merupakan Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan enam lainnya merupakan Obligasi Negara (ON).

Ketiga SPN yang bakal dilelang hari ini antara lain SPN01260103 (New Issuance), SPN12260305 (Reopening), dan SPN12261203 (New Issuance). Ketiga seri ini memiliki tingkat kupon diskonto, dengan periode jatuh tempo pada 3 Januari 2026, 5 Maret 2026, dan 3 Desember 2026.

Sementara itu, enam seri ON yang bakal dilelang pada hari ini antara lain FR0109 (Reopening), FR0108 (Reopening), FR0106 (Reopening), FR0107 (Reopening), FR0102 (Reopening), dan FR0105 (Reopening).

Keenam seri ini memiliki tingkat kupon pada rentang 5,87%–7,12%. Kupon tertinggi ditawarkan oleh produk FR0106 dan FR0107 dengan tingkat kupon 7,12%. Kedua produk ini memiliki jatuh tempo masing-masing pada 15 Agustus 2040 dan 15 Agustus 2045.

Adapun, SUN seri FR0105 memiliki jatuh tempo terlama yaitu pada 15 Juli 2064 dengan menawarkan tingkat imbal hasil sebesar 6,87%. SUN tenor terpendek dipegang oleh produk FR0109 yang akan jatuh tempo pada 15 Maret 2031 dengan menawarkan tingkat imbal hasil 5,87%.

Lelang SUN besok akan digelar pada pukul 09.00 WIB–11.00 WIB. Lelang dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2025. Nantinya tanggal settlement hasil lelang akan jatuh pada 20 November 2025.

“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2025. Target indikatif Rp23 triliun, dengan target maksimal 150% dari target indikatif,” kata pengumuman DJPPR, dikutip Selasa (18/11/2025).

Lelang akan diselenggarakan oleh Bank Indonesia, dengan bersifat terbuka dan metode harga beragam. Nantinya, pemenang lelang yang mengajukan competitive bids bakal membayar sesuai yield yang diajukan. Sementara sebaliknya, akan membayar sesuai yield rata-rata tertimbang dari penawaran kompetitif yang dinyatakan menang.

Dealer utama dalam lelang kali ini adalah sejumlah perbankan dalam negeri, seperti BCA, BNI, BRI, Mandiri, Danamon, Panin, OCBC, Maybank, dan lain-lain. Sementara itu, LPS dan BI juga akan menjadi peserta lelang SUN kali ini.

Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas Amir Dalimunthe mengatakan peningkatan volatilitas untuk harga dan yield Surat Berharga Negara (SBN) berdenominasi rupiah perlu diantisipasi oleh investor.

"Kami memproyeksikan weekly range untuk yield SUN 10-tahun pada periode 1-5 Desember di kisaran 6,13%-6,32%."

Berdasarkan valuasi yield curve, BNI Sekuritas memperkirakan bahwa obligasi berikut akan menarik bagi para investor: FR0065, FR0100, FR0103, FR0108, FR0075, FR0098, FR0083.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual obligasi. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. menggapaiasa.comtidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Posting Komentar untuk "Lelang SUN Bakal Digelar Besok (2/12), 9 Seri Ditawarkan ke Investor"