Kota Tasikmalaya Masih Impor 80% Sapi Potong, DKPPP Genjot Pelatihan dan Kontes Ternak
KORAN-PIKIRAN RAKYAT – Delapan puluh persen kebutuhan akan sapi potong di Kota Tasikmalaya masih dipenuhi dari daerah lain, seperti dari Jawa Tengah, Madura, dan Bali. Pasalnya, para peternak sapi di Kota Tasikmalaya baru mampu menyediakan sapi potong sekitar 10% hingga 20% dari kebutuhan sapi yang ada. ”Peternak sapi di Kota Tasikmalaya itu hanya bisa memenuhi kebutuhan sapi potong di angka 10 hingga 20 persen, karena Kota Tasik kan bukan daerah produsen sapi,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Peternakan (DKPPP) Kota Tasikmalaya Cecep Kustiawan, saat acara Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong Tahun 2025, yang digelar di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang Kota Tasikmalaya, Senin 1 Desember 2025.
Adapun setiap harinya, permintaan pasar untuk penyediaan sapi potong di Kota Tasikmalaya sebanyak 30 ekor atau sekitar 900 ekor per bulan. Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas peternak sapi potong, DKPP Kota Tasikmalaya pun telah melakukan berbagai pelatihan ternak sapi lokal di berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya.
”Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak, yang mencakup manajemen pakan, kesehatan, reproduksi, perkandangan, dan pemasaran,” ujar Cecep.
Dia menyebutkan, pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan dinas terkait dan institusi swasta dengan metode beragam, seperti tatap muka, praktik langsung di lapangan, atau kunjungan ke peternakan sapi potong di daerah lain.
Kontes ternak
Selain pelatihan, menurut Cecep, untuk menggairahkan para peternak sapi di Kota Tasikmalaya dalam rangka meningkatkan ketersediaan sapi potong di Kota Tasikmalaya, untuk kedua kalinya DKPP Kota Tasikmalaya menggelar kontes ternak dan bursa sapi potong tahun 2025 di RPH Indihiang Kota Tasikmalaya, Senin 1 Desember 2025.
Tujuannya kata Cecep, ajang tersebut sebagai wadah silaturahmi antarpeternak, sekaligus tukar pengalaman tentang cara beternak sapi dengan baik sehingga bisa menghasilkan sapi-sapi berkualitas. Kegiatan itu pun diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.***
Posting Komentar untuk "Kota Tasikmalaya Masih Impor 80% Sapi Potong, DKPPP Genjot Pelatihan dan Kontes Ternak"
Posting Komentar