Jangan sepelekan wiper! Visibilitas buruk jadi ancaman di musim hujan - MENGGAPAI ASA

Jangan sepelekan wiper! Visibilitas buruk jadi ancaman di musim hujan

Jangan sepelekan wiper! Visibilitas buruk jadi ancaman di musim hujan

CHANELSULSEL.COM — Memasuki musim hujan, kondisi kendaraan perlu mendapat perhatian ekstra, salah satunya adalah wiper.

Komponen yang kerap dianggap sepele ini justru memegang peran penting dalam menjaga keselamatan berkendara, terutama saat hujan turun deras dan jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.

Curah hujan yang tinggi kerap datang secara tiba-tiba, membuat pengemudi harus siap menghadapi perubahan kondisi jalan dalam waktu singkat.

Pada situasi seperti ini, kaca depan kendaraan yang bersih dan jelas menjadi faktor krusial agar pengemudi dapat membaca situasi lalu lintas dengan baik.

Sayangnya, masih banyak pengemudi yang baru menyadari pentingnya wiper setelah hujan turun deras di tengah perjalanan. Ketika sapuan wiper tidak maksimal, pandangan menjadi buram dan konsentrasi mudah terganggu, kondisi yang berpotensi memicu risiko kecelakaan di jalan raya.

Peran Penting Wiper Saat Hujan

Wiper berfungsi menyapu air hujan, debu, hingga kotoran di kaca depan agar pandangan pengemudi tetap jelas. Dalam kondisi hujan deras, wiper menjadi andalan utama untuk menjaga visibilitas, terutama saat melintasi jalan dengan pencahayaan minim atau lalu lintas padat.

Namun, ketika wiper tidak bekerja secara optimal misalnya karet sudah getas, aus, atau meninggalkan bekas air risiko kecelakaan pun meningkat.

Pandangan yang terganggu dapat membuat pengemudi terlambat merespons situasi di depan kendaraan.

Risiko Wiper Tidak Optimal

Tidak sedikit pengemudi yang tetap memaksakan berkendara meski wiper sudah tidak maksimal. Padahal, kaca depan yang buram akibat sapuan wiper yang tidak bersih dapat mengganggu fokus, terutama saat melaju di jalanan licin.

“Wiper yang tidak berfungsi dengan baik bisa membuat pandangan kabur, apalagi saat hujan deras di malam hari. Ini sangat berbahaya karena reaksi pengemudi bisa menjadi lebih lambat,” ujar salah satu mekanik bengkel di Makassar.

Penyebab Umum Kerusakan Wiper

Selain faktor usia pemakaian, performa wiper juga bisa menurun akibat jarang dibersihkan. Debu, lumpur, dan sisa air hujan yang mengering dapat menempel pada karet wiper dan menyebabkan sapuan tidak merata.

Dalam jangka panjang, kondisi ini tidak hanya mengurangi fungsi wiper, tetapi juga berpotensi menggores kaca depan, sehingga visibilitas semakin terganggu saat hujan turun.

Tanda Wiper Perlu Diganti

Ada beberapa tanda wiper sudah tidak layak pakai, di antaranya muncul bunyi berdecit saat digunakan, sapuan tidak bersih, hingga terbentuk garis-garis air di kaca depan.

Jika gejala tersebut mulai terasa, pengemudi disarankan segera mengganti karet wiper atau melakukan perawatan ringan agar fungsi wiper kembali optimal.

Antisipasi Berkendara di Musim Hujan

Penggantian karet wiper tergolong mudah dan biayanya relatif terjangkau. Meski demikian, masih banyak pengemudi yang menunda penggantian karena merasa wiper masih bisa digunakan.

Di musim hujan, memastikan wiper dalam kondisi prima menjadi bagian penting dari persiapan berkendara, selain pengecekan ban, lampu, dan rem kendaraan.

Dengan visibilitas yang terjaga, pengemudi dapat lebih waspada menghadapi kondisi jalan yang licin dan cuaca yang tidak menentu.

Keselamatan berkendara bukan hanya soal keterampilan mengemudi, tetapi juga kesiapan kendaraan. Wiper yang bekerja optimal memang terlihat sederhana, namun perannya sangat vital dalam membantu pengemudi tiba dengan selamat di tengah musim hujan.***

 

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor manusia untuk kenyamanan pembaca.

Posting Komentar untuk "Jangan sepelekan wiper! Visibilitas buruk jadi ancaman di musim hujan"