Bupati Bulukumba imbau warganya libur Nataru di kampung sendiri
/data/photo/2021/12/13/61b72a2079cfd.jpg)
Warta Bulukumba - Ujung Desember segera tiba, membawa serta aroma hujan dan euforia liburan yang mulai menjalar di setiap sudut Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Di balik meja-meja kantor pemerintahan yang sibuk, kalender digital sudah menunjukkan warna merah yang menggoda pada pengujung bulan.
Namun, di balik kegembiraan long weekend yang membentang hingga hari Ahad, terselip pesan tegas dari puncak pimpinan di Kabupaten Bulukumba: liburlah dengan bijak, dan jangan sekali-kali mengkhianati aturan.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba bergerak cepat menyambut gelombang libur akhir tahun yang diprediksi akan membuat destinasi wisata lokal dipadati pengunjung. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, melalui Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, memberikan arahan yang sarat akan makna ekonomi dan kedisiplinan.
Ajakan untuk lebih mencintai rumah sendiri
Sebuah imbauan diluncurkan; masyarakat, terutama para pelajar dan Aparatur Sipil Negara (ASN), diminta untuk tidak "terbang" jauh ke luar daerah. Ada sebuah misi besar yang diemban: menjaga agar setiap rupiah yang dibelanjakan tetap mengalir di dalam rahim ekonomi Bulukumba sendiri.
"Kami mengimbau agar memanfaatkan momen sebaik-baiknya bersama keluarga, termasuk tetap berada di Kabupaten Bulukumba dan berbelanja di Bulukumba agar perekonomian tetap berputar," tegas Andi Ayatullah.
Ini adalah sebuah ajakan untuk mencintai rumah sendiri, menjadikan Pantai Bira, Puncak Donggia, atau pasar-pasar tradisional lokal sebagai pusat kebahagiaan akhir tahun. Namun, bagi para ASN, kebebasan ini memiliki batas yang sangat jelas. Kabag Humas Pemkab tersebut mengingatkan dengan nada yang tak bisa ditawar agar tidak ada satu pun abdi negara yang berani menambah hari libur di luar ketentuan resmi. Ketegasan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik harus tetap tegak berdiri meski musim liburan melanda.
Cuaca masih tidak menentu
Di sisi lain, alam memberikan tantangannya sendiri. Desember di Bumi Panritalopi masih setia dibalut oleh musim penghujan yang tak menentu. Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, awan-awan mendung masih akan menggantung di langit.
Kepala BPBD, Andi Hasbullah, S.STP, memetakan bahwa wilayah timur mungkin masih bisa sedikit bernapas lega dengan curah hujan rendah. Namun, bagi mereka yang berencana mendaki ke arah Kindang atau melintasi rimbunnya Bulukumpa dan Rilau Ale, kewaspadaan harus ditingkatkan dua kali lipat karena hujan kategori menengah siap turun sewaktu-waktu.
Bupati mengingatkan agar keselamatan tetap menjadi panglima dalam setiap perjalanan wisata. Jangan sampai kegembiraan merayakan Natal dan menyongsong tahun baru berubah menjadi duka akibat kelalaian di jalan raya atau ketidaksiapan menghadapi potensi bencana alam. Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan pada aturan, libur Nataru diharapkan menjadi oase bagi jiwa sekaligus suntikan energi bagi ekonomi lokal Bulukumba yang sedang bertumbuh.***
Posting Komentar untuk "Bupati Bulukumba imbau warganya libur Nataru di kampung sendiri"
Posting Komentar