AHY: Faktor cuaca harus diantisipasi dalam perjalanan kereta api

MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, perjalanan kereta api perlu mewaspadai cuaca pada akhir bulan ini. Dia ingin pelayanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kepada penumpang tetap waktu, namun tidak mengabaikan keselamatan.
“Cuaca akhir-akhir ini memang perlu kami waspadai dan mitigasi,” katanya dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.
Menurut AHY, wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) perlu diwaspadai curah hujan yang meningkat pada awal Januari 2026. Dia meminta agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan ikut mengantisipasi di sejumlah jalur yang menjadi titik rawan.
“Kami pantau terus, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) juga bisa terus memberikan pembaruan terkait dengan cuaca,” ucap AHY.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan, langkah pencegahan yang telah dilakukan di antaranya peninggian jalur di sejumlah titik, memperkuat fondasi rel, hingga menebar 183 ribu meter kubik batu kerikil. Selanjutnya jalur yang berada di pinggir sungai juga telah diperkuat.
“Kami juga telah melakukan penguatan terhadap rel dan menjaga rel kami agar tidak terdampak dari limpahan aliran sungai,” tutur Bobby.
Sebelumnya, KAI mencatat ada 177 titik rawan yang menjadi prioritas pemantauan. Jumlahnya tersebar sebanyak 110 lokasi di Pulau Jawa dan 67 lokasi di Sumatera. Semua titik terus diawasi, terutama yang berisiko mengalami tanah longsor, banjir, dan pergeseran tanah saat musim hujan.
KAI telah menyiagakan sebanyak 735 personel tambahan selama operasional libur Nataru. Petugas tambahan itu terdiri dari 287 petugas pemeriksa jalur (PPJ), 298 petugas penjaga perlintasan, dan 150 petugas pengawas daerah rawan di lokasi-lokasi yang membutuhkan perhatian khusus.
Petugas tambahan siaga di titik-titik dengan lalu lintas padat, jalur pegunungan, dan area rawan banjir atau longsor. KAI pun memastikan pengawasan berlangsung selama 24 jam.
Posting Komentar untuk "AHY: Faktor cuaca harus diantisipasi dalam perjalanan kereta api"
Posting Komentar