3 weton ahli waris dewa uang menurut primbon Jawa yang disebut tak pernah kekurangan

menggapaiasa.comDalam tradisi Jawa, weton tidak hanya dipahami sebagai penanda hari kelahiran, tetapi juga sebagai cerminan watak, jalan hidup, dan potensi rezeki seseorang.
Primbon Jawa menafsirkan hubungan antara karakter manusia dan semesta melalui berbagai simbol serta naungan spiritual yang dipercaya memengaruhi kehidupan.
Salah satu pembahasan yang menarik adalah tentang weton yang disebut memiliki kelimpahan rezeki dan kehidupan yang relatif berkecukupan.
Berdasarkan pengamatan ilmu titen yang diwariskan secara turun-temurun, terdapat weton tertentu yang dinilai memiliki karakter kuat, tekad kokoh, serta kecenderungan hidup sejahtera bila disertai usaha dan ketekunan.
Artikel ini mengulas 3 weton yang menurut Primbon Jawa disebut sebagai ahli waris dewa uang yang dirangkum dari kanal YouTube Primbon Cirebon.
1. Weton Selasa Pahing
Selasa Pahing dalam Primbon Jawa dinaungi oleh Bromo Panas, Gigis Bumi, dan Waseso Segoro.
Naungan ini menggambarkan pribadi yang rendah hati, berhati kuat, serta memiliki pendirian yang teguh.
Meski cenderung pemalu dan terkadang kurang fokus, pemilik weton ini dikenal memiliki semangat belajar tinggi, terutama dalam hal pengembangan usaha dan pengetahuan praktis.
Karakter pantang menyerah menjadi kekuatan utama Selasa Pahing. Ketika menghadapi kegagalan, ia tidak mudah putus asa dan justru menjadikannya sebagai bahan pembelajaran.
Kerja keras yang konsisten menjadi kunci penting yang perlahan membuka jalan menuju keberhasilan dan posisi yang lebih baik dalam kehidupan.
Dalam aspek rezeki, Selasa Pahing disebut memiliki kelimpahan yang luas seperti samudra.
Naungan Waseso Segoro melambangkan aliran rezeki yang tidak mudah kering, asalkan diiringi sikap bijak dan pengelolaan yang baik. Inilah yang membuat weton ini sering disebut sebagai ahli waris dewa uang.
2. Weton Rabu Legi
Rabu Legi juga berada di bawah naungan Bromo Panas, Gigis Bumi, dan Waseso Segoro.
Weton ini dikenal memiliki kepribadian sederhana dan tidak berlebihan dalam menjalani hidup.
Sikap tenang dan penuh kehati-hatian membuatnya jarang mengambil keputusan secara tergesa-gesa, terutama dalam urusan keuangan.
Ketekunan dan pendirian yang kuat menjadi modal utama Rabu Legi dalam membangun kehidupan yang stabil.
Ia tidak mudah goyah oleh tekanan dan mampu bertahan dalam proses panjang menuju keberhasilan.
Kerja keras yang dijalani dengan konsisten diyakini akan membuahkan hasil yang sepadan.
Dari sisi rezeki, Rabu Legi dipercaya memiliki aliran penghasilan yang lancar. Jika mampu mengelola keuangan secara bijak, weton ini berpotensi menikmati kemakmuran jangka panjang.
Naungan Waseso Segoro kembali menjadi simbol rezeki berlimpah yang membuat hidupnya jarang mengalami kekurangan.
3. Weton Kamis Kliwon
Kamis Kliwon dinaungi oleh Tulus Banyu dan Waseso Segoro, dua unsur yang melambangkan ketulusan, ketenangan, dan keluasan rezeki.
Pemilik weton ini dikenal mencintai pekerjaannya, gemar berbuat kebaikan, serta tertarik mendalami ilmu pengetahuan, termasuk hal-hal yang bersifat batiniah.
Cara berpikir Kamis Kliwon cenderung pelan dan penuh pertimbangan. Setiap langkah diperhitungkan dengan teliti sehingga hasil pekerjaan biasanya rapi dan memuaskan.
Fokus pada satu tujuan menjadi kekuatan yang membedakannya dari weton lain yang mudah teralihkan.
Dalam hal kesejahteraan, Kamis Kliwon disebut memiliki peluang besar untuk hidup makmur. Keteguhan pendirian dan konsistensi usaha menjadi kunci utama.
Naungan Waseso Segoro menandakan rezeki yang terus mengalir, menjadikan weton ini termasuk dalam golongan ahli waris dewa uang menurut Primbon Jawa.
***
Posting Komentar untuk "3 weton ahli waris dewa uang menurut primbon Jawa yang disebut tak pernah kekurangan"
Posting Komentar