2 alumni Akpol 96 pimpin Polda Riau, duet Raja Reserse, rekam jejaknya bukan main - MENGGAPAI ASA

2 alumni Akpol 96 pimpin Polda Riau, duet Raja Reserse, rekam jejaknya bukan main

menggapaiasa.com, RIAU - Mutasi besar-besaran yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia di penghujung tahun 2025 membawa sorotan tersendiri bagi Polda Riau.

Pergeseran jabatan tersebut tidak hanya menyentuh Wakapolda, pejabat utama (PJU), hingga kapolres, tetapi juga menandai kuatnya dominasi figur-figur berlatar belakang reserse di jajaran pimpinan Polda Riau.

Dalam mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025, ST/2781 B/XII/KEP./2025, dan ST/2781 C/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025.

Jabatan Wakapolda Riau resmi diserahkan kepada Brigjen Pol Hengki Haryadi, menggantikan Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo yang dimutasi sebagai Wakapolda Kalimantan Timur.

Menariknya, Brigjen Hengki Haryadi dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memiliki benang merah yang kuat.

Keduanya merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 dan dikenal luas sebagai perwira reserse tangguh, dengan rekam jejak panjang dalam penanganan kasus-kasus kriminal besar.

Sepanjang kariernya, Brigjen Pol Hengki Haryadi menorehkan sejumlah prestasi penting, di antaranya pengungkapan kasus pembunuhan berantai Wowon Cs.

Kemudian kasus mutilasi, penganiayaan David Ozora, hingga penindakan premanisme di kawasan Tanah Abang dengan penangkapan tokoh preman Hercules.

Pengalamannya sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat dan Jakarta Pusat makin mengukuhkan reputasinya di dunia reserse.

Sementara itu, Irjen Pol Herry Heryawan, yang kini menjabat Kapolda Riau, juga dikenal sebagai perwira dengan latar belakang reserse yang kuat.

Lulusan Akpol 1996 ini pernah bertugas di berbagai posisi strategis di bidang kriminal, termasuk saat memimpin penangkapan Hercules di Jakarta Barat, ketika menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat bersama Hengki Haryadi pada masa itu.

Kini, duet dua alumni Akpol 1996 tersebut kembali berada dalam satu kepemimpinan wilayah.

Irjen Herry sebagai Kapolda Riau dan Brigjen Hengki Haryadi sebagai Wakapolda Riau.

Keduanya kerap disebut sebagai sosok “raja reserse” yang disegani, khususnya dalam pemberantasan premanisme, kejahatan jalanan, dan tindak pidana berat.

Pengisian pucuk pimpinan Polda Riau oleh figur-figur berlatar belakang reserse dinilai sebagai sinyal kuat penegakan hukum yang tegas dan profesional di Bumi Lancang Kuning.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja institusi.

"Melalui mutasi ini, Polri berharap kinerja organisasi makin solid, adaptif, dan mampu memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu, 20 Desember 2025.

Dengan pengalaman panjang dan reputasi nasional yang dimiliki, duet Herry Heryawan–Hengki Haryadi diharapkan mampu memperkuat kinerja Polda Riau dalam menghadapi tantangan kriminalitas.

Mulai dari narkoba, kejahatan terorganisir, hingga gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat. (mcr36/jpnn)

Posting Komentar untuk "2 alumni Akpol 96 pimpin Polda Riau, duet Raja Reserse, rekam jejaknya bukan main"