17.799 siswa madrasah Jepara terima PIP, ini rinciannya
menggapaiasa.com Sebanyak 17.799 siswa madrasah dari tingkat MI, MTs, hingga MA di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menerima Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini bertujuan membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin. "Bantuan PIP ini dipastikan tanpa potongan sepeserpun karena langsung masuk ke rekening siswa penerima agar dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, saat menyerahkan bantuan di MTs Matholibul Huda Mlonggo, Jepara, Rabu.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Jepara, Akhsan Muhyiddin. Beberapa sekolah yang siswanya menerima bantuan PIP antara lain MTs Darul Ulum Bandungharjo Donorojo, MTs KRM Marzuki Cepogo, MA Hasyim Asy’ari Bangsri, dan MTs Matholibul Huda Mlonggo.
Abdul Wachid menambahkan, jumlah penerima PIP di Jepara termasuk yang tertinggi dibandingkan Kabupaten Kudus dan Demak. "Setelah menerima, bantuan bisa langsung dicairkan dan tanpa pungutan atau potongan apapun," ujarnya.
Besaran bantuan PIP untuk siswa MI adalah Rp450 ribu per tahun, MTs Rp750 ribu per tahun, dan MA Rp1,5 juta per tahun. Bantuan akan diterima siswa selama beberapa tahun sesuai jenjangnya, misalnya siswa kelas VII hingga IX, dengan evaluasi tahunan untuk memastikan tepat sasaran.
Abdul Wachid juga menegaskan pemerintah menargetkan peningkatan jumlah penerima PIP menjadi 25.000 siswa, dari sebelumnya hanya 3.000 siswa. Selain itu, program Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga disiapkan untuk mendukung pendidikan berkelanjutan, termasuk bagi mahasiswa di IAIN atau UIN.
Ia menambahkan, pemerintah juga memberikan dukungan pada madrasah dan pondok pesantren melalui program MBG dan fasilitas smart board senilai Rp90 juta. "Ini perlu kita rawat bersama," ujarnya. Evaluasi berkala dilakukan agar bantuan PIP dan KIP bisa berlanjut hingga siswa lulus.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan PIP menunjukkan negara hadir bagi semua siswa, baik di sekolah umum maupun madrasah. "Bantuan PIP ini menegaskan bahwa negara tidak membedakan antara siswa di sekolah umum dan madrasah. Pemerintah memastikan anak-anak yang belajar di madrasah mendapat hak yang sama, akses yang sama, dan peluang yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak," ujarnya.
Pada 2025, tercatat 17.799 siswa madrasah di Jepara menerima PIP. Program ini diharapkan meringankan beban biaya pendidikan keluarga dan mencegah anak putus sekolah. "Kehadiran kami secara langsung di banyak madrasah bentuk komitmen pemerintah benar-benar hadir, turun langsung memastikan bantuan ini sampai dan diterima oleh anak-anak kita," tambah Bupati Witiarso Utomo.***
Posting Komentar untuk "17.799 siswa madrasah Jepara terima PIP, ini rinciannya"
Posting Komentar