TNI Klaim Tembak Mati 14 Anggota OPM di Soanggama Papua

TNI Klaim Tembak Mati 14 Anggota OPM di Soanggama Papua KENDARI KITA-TNI mengklaim telah menembak mati 14 anggota kelompok separatis yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM), dalam operasi di desa Soanggama, Intan Jaya, Papua.

14 anggota OPM tewas menyusul aksi baku tembak yang berlangsung selama sekitar enam setengah jam.

Dansatgas Media Koops Habema Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono mengatakan,  pasukan Indonesia merebut kembali desa Soanggama setelah menghadapi serangan dari pemberontak yang menggunakan senjata militer dan senjata tradisional seperti panah.

Dia menyebut bahwa tidak ada korban di pihak TNI. Setelah operasi, TNI menyita sejumlah barang bukti berupa senapan rakitan, senapan udara, amunisi, peralatan komunikasi, dan dokumen.

Namun, klaim tersebut dibantah oleh kelompok separatis. Juru bicara West Papua Liberation Army, Sebby Sambom, menuduh bahwa dari 14 orang yang tewas, hanya tiga yang merupakan pemberontak, sementara sembilan lainnya adalah warga sipil tidak bersenjata.

Sambom menyatakan militer menembaki rumah warga yang mereka duga sebagai markas kelompok bersenjata.

“Saya tidak mengakui bahwa desa itu markas pemberontak,” ujar Sambom, melansir laman AP News, Kamis, 16 Oktober 2025.

Konflik bersenjata di Papua telah berlangsung lama, dengan intensitas yang menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Intan Jaya.

Operasi militer skala kecil maupun besar masih sering terjadi, sementara klaim dan bantahan sering mencuat dari kedua belah pihak.***

Posting Komentar untuk "TNI Klaim Tembak Mati 14 Anggota OPM di Soanggama Papua"