Produser Indonesia Ryan Santoso Garap Film Timur Bersama Iko Uwais dan Terlibat Project Hollywood

Produser Indonesia Ryan Santoso Garap Film Timur Bersama Iko Uwais dan Terlibat Project Hollywood
Ringkasan Berita:
  • Ryan Santoso produser film Timur dan sejumlah produksi Hollywood
  • Film Timur angkat misi penyelamatan di hutan, tayang Desember 2025
  • Keterlibatan Ryan dinilai dorong daya saing perfilman Indonesia

menggapaiasa.com, JAKARTA — Produser film asal Indonesia, Ryan Santoso, terlibat dalam sejumlah produksi film internasional dan nasional.

Beberapa diantaranya adalah Mile 22, Expend4bles, Fistful of Vengeance, dan serial Wu Assassin. 

Di Indonesia, Ryan kini sedang mempersiapkan peluncuran film aksi berjudul Timur, yang juga jadi debut Iko Uwais sebagai sutradara.

Film Timur dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Desember 2025. Produksi film ini dilakukan oleh rumah produksi Uwais Pictures, yang didirikan Ryan Santoso bersama Iko Uwais. 

Selain Timur, Ryan juga terlibat dalam produksi Jamojaya, film yang mengangkat kisah nyata rapper Indonesia Rich Brian dan perjuangannya meniti karier di Amerika Serikat. 

Di Indonesia, ia aktif dalam berbagai genre film, mulai dari drama keluarga Bila Esok Ibu Tiada, horor seperti Thaghut dan Lone Samurai, hingga aksi internasional.

Film Timur sendiri mengangkat misi penyelamatan berisiko tinggi di hutan rimba. 

Terinspirasi dari peristiwa Mapenduma 1996, film ini tidak mengusung kisah sejarah secara utuh, melainkan menyoroti esensi patriotisme dan pengorbanan. 

Cerita berpusat pada seorang prajurit bernama Timur yang memimpin tim untuk membebaskan peneliti yang disandera di wilayah ekstrem.

Ryan menjelaskan bahwa Uwais Pictures lahir dari kegelisahan kreatif terhadap narasi film aksi. 

“Saya ingin mewujudkan satu kisah yang tidak hanya menggugah emosi manusia," kata Ryan kepada awak media, Senin (20/10/2025).

"Tapi menjadi gambaran imajinasi tentang aksi-aksi yang bukan sekadar pertarungan fisik, tapi juga benturan nilai, keyakinan, dan pilihan hidup,” ujarnya.

Ryan menambahkan bahwa visinya adalah membawa film aksi Indonesia ke level berikutnya. 

“Kami ingin menghadirkan kualitas cerita dan produksi yang tidak hanya menegangkan, tapi juga menyentuh,” katanya.

Keterlibatan Ryan Santoso dalam produksi film lintas negara mencerminkan tren kolaborasi global yang semakin terbuka bagi pelaku industri kreatif Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah produser dan aktor Indonesia mulai terlibat dalam proyek internasional, baik sebagai bagian dari tim produksi maupun sebagai mitra kreatif. Fenomena ini dinilai memperluas jejaring industri lokal, memperkenalkan pendekatan teknis yang lebih beragam, serta mendorong peningkatan standar produksi di dalam negeri.

Ryan sendiri tercatat aktif dalam proyek-proyek yang melibatkan rumah produksi internasional, termasuk film aksi dan serial yang tayang di platform global. Keterlibatannya dalam film Timur bersama Iko Uwais menjadi salah satu contoh bagaimana produser Indonesia mulai memainkan peran strategis dalam pengembangan konten yang memiliki daya saing regional dan global.

Posting Komentar untuk "Produser Indonesia Ryan Santoso Garap Film Timur Bersama Iko Uwais dan Terlibat Project Hollywood"