Top 3 Dunia: Netanyahu Bayar Google, Pabrik Hyundai Digerebek

Berita Top 3 Dunia pada Jumat 5 September 2025 diawali oleh laporan bahwa kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membayar Google Rp 740 miliar untuk menyangkal kelaparan di Gaza.
Sementara di urutan kedua, Korea Selatan menyampaikan "keprihatinan dan penyesalan" kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Jumat 5 September 2025 atas penggerebekan imigrasi di fasilitas Hyundai di Georgia. Seperti dilansir Arab News, "banyak" warga negara Korea Selatan telah ditahan.
Adapun di urutan ketiga, mantan perdana menteri Thailand yang berpengaruh, Thaksin Shinawatra, terbang meninggalkan negara itu pada Kamis kata polisi seperti dilansir CNA. Kepergiannya sehari sebelum pemungutan suara parlemen untuk perdana menteri berikutnya dan menjelang putusan pengadilan yang dapat memenjarakannya.
Berikut berita Top 3 Dunia selengkapnya.
1. Netanyahu Bayar Google Rp740 M untuk Menyangkal Kelaparan di Gaza
Google sedang menjalani kontrak enam bulan senilai US$45 juta atau sekitar Rp740 miliar dengan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mempromosikan pesan-pesan pemerintah dan mengecilkan krisis kemanusiaan di Gaza. Hal ini diungkapkan laporan Drop Site News pada Rabu seperti dikutip Anadolu pada Kamis.
Kontrak yang ditandatangani pada akhir Juni tersebut menggambarkan Google sebagai "entitas kunci" dalam mendukung strategi hubungan masyarakat Netanyahu, lapor media tersebut.
Kampanye ini dimulai beberapa hari setelah Israel memblokir makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan pasokan kemanusiaan lainnya untuk memasuki Gaza pada 2 Maret.
Baca berita selengkapnya di sini
2. Pabrik Hyundai AS Digerebek, Pekerja Korea Selatan Ditahan Imigrasi
Korea Selatan menyampaikan "keprihatinan dan penyesalan" kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Jumat 5 September 2025 atas penggerebekan imigrasi di fasilitas Hyundai di Georgia. Seperti dilansir Arab News, "banyak" warga negara Korea Selatan telah ditahan.
"Aktivitas ekonomi perusahaan kami yang berinvestasi di AS dan hak serta kepentingan warga negara kami tidak boleh dilanggar secara tidak adil," kata Lee Jae-woong, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menurut kantor berita Yonhap.
Agen dari Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) serta Investigasi Keamanan Dalam Negeri (HSI) dan lembaga federal lainnya terlibat dalam operasi pada Kamis. Menurut juru bicara ICE operasi itu dilakukan sehubungan dengan investigasi atas "praktik ketenagakerjaan yang melanggar hukum dan kejahatan federal serius lainnya."
Baca berita selengkapnya di sini
3. Thaksin Shinawatra Tinggalkan Thailand Jelang Pemilihan PM Baru
Mantan perdana menteri Thailand yang berpengaruh, Thaksin Shinawatra, terbang meninggalkan negara itu pada Kamis kata polisi seperti dilansir CNA. Kepergiannya sehari sebelum pemungutan suara parlemen untuk perdana menteri berikutnya dan menjelang putusan pengadilan yang dapat memenjarakannya.
Kepergian miliarder Thaksin, yang menghabiskan total 15 tahun dalam pengasingan, terjadi di tengah kekacauan pemerintahan koalisi partai berkuasa Pheu Thai yang ia dirikan, menghadapi tantangan besar dari partai pesaing menjelang pemungutan suara pada Jumat 5 September 2025.
Pada Selasa pekan depan, Mahkamah Agung Thailand akan memutuskan kasus yang melibatkan Thaksin yang berpotensi membuatnya menjalani hukuman penjara, yang ia hindari setelah kembali ke Thailand pada 2023 dengan menghabiskan berbulan-bulan di rumah sakit karena alasan medis.
Baca berita selengkapnya di sini
DROP SITE | ANADOLU | ARAB NEWS | NBC NEWS | CNA
Posting Komentar untuk "Top 3 Dunia: Netanyahu Bayar Google, Pabrik Hyundai Digerebek"
Posting Komentar