Israel Telah Memulai Operasi Menguasai 'Benteng Terakhir' Hamas, Panggil 40 Ribu Tentara Cadangan

JAKARTA KOTA - Puluhan ribu prajurit cadangan Israel telah mulai bertugas dalam upaya menguasai Gaza yang disebut Negara Zionis itu sebagai 'Benteng Terakhir' Hamas.
Selain itu, Angkatan Darat Israel menyatakan juga akan memanggil sekitar 40.000 prajurit cadangan untuk serangan baru ke Gaza.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan kabinet keamanannya telah menyatakan akan mempercepat operasi meski dilaporkan telah menghadapi perlawanan dari internal militer.
Rapat kabinet Israel yang berlangsung Minggu 31 Agustus 2025 menampilkan pembahasan mengenai Gaza memanas dan sengit.
Kepala Staf IDF Eyal Zamir menyerukan kesepakatan gencatan senjata sekaligus memperingatkan bahaya operasi tersebut.
Menurut Zamir, operasi menguasai Gaza akan membahayakan para sandera yang masih ditahan Hamas dan membebani militer secara berlebihan.
Jerusalem Post dalam laporannya menulis IDF tidak bisa memulai operasi, setidaknya selama dua bulan ke depan karena masalah logistik dan kemanusiaan.
Sebab militer melihat kebutuhan untuk memberikan lebih banyak waktu dan bantuan kepada warga sipil di Gaza, di mana kota itu sengaja dibikin kelaparan oleh Israel.
Sementara itu, beberapa anggota tentara cadangan Israel menyuarakan rasa frustrasi terhadap rencana pemerintah menguasai Gaza.
Reuters melaporkan tentara cadangan Israel tidak puas karena kurangnya strategi yang jelas untuk meraih kemenangan.
"Saya rasa, saya tidak melakukan apa pun yang benar-benar memberikan tekanan signifikan agar Hamas membebaskan para sandera," ujar seorang anggota cadangan tempur yang tidak disebutkan namanya kepada Reuters.
Sejak bulan lalu Israel melancarkan operasi di Kota Gaza menargetkan pusat komando Hamas, gudang senjata, dan jaringan terowongan yang tertanam di wilayah sipil.
Lebih dari 1.000 bangunan telah dihancurkan, menyebabkan ratusan orang terjebak di bawah reruntuhan dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.
Israel menyatakan operasi itu diperlukan untuk keamanan nasional mereka sekaligus melenyapkan infrastruktur Hamas. (*)
Posting Komentar untuk "Israel Telah Memulai Operasi Menguasai 'Benteng Terakhir' Hamas, Panggil 40 Ribu Tentara Cadangan"
Posting Komentar